Menjadi Haji Mabrur

  • 25 Apr 2026 11:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Ibadah haji merupakan puncak rukun Islam yang dinantikan setiap muslim. Perjalanan ini bukan sekadar fisik, tetapi juga spiritual yang mendalam.

Menjadi haji mabrur adalah harapan utama setiap jamaah. Kemabruran mencerminkan perubahan diri menuju kebaikan yang konsisten.

Haji mabrur ditandai dengan akhlak yang semakin mulia setelah pulang. Perilaku sehari-hari menunjukkan kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial yang meningkat.

Selama pelaksanaan haji, jamaah diuji dengan berbagai tantangan. Kesabaran dan keikhlasan menjadi kunci dalam menjalani setiap rangkaian ibadah.

Seperti disampaikan Guru Besar UIN Imam Bonjol, STAIPIQ Sumbar dan UMSB Prof. Dr. H. Rusydi AM., Lc., M.Ag ketika menjadi narasumber dalam acara Mutiara Pagi Pro 1 RRI Padang Sabtu 25 April 2026. “Haji yang Mabrur adalah haji yang baik, haji yang diterima oleh Allah SWT”, ujar Prof Rusydi.

Hal ini menggambarkan keadaan seseorang yang seharusnya lebih baik dalam berbagai hal dari pada sebelum menunaikan ibadah haji. Sepulang dari tanah suci, perubahan sikap harus terus dijaga.

Konsistensi dalam ibadah dan amal baik menjadi bukti kemabruran haji. Lingkungan juga berperan dalam mempertahankan nilai-nilai kebaikan tersebut.

Bergaul dengan orang saleh membantu menjaga semangat ibadah tetap hidup. Haji mabrur bukanlah gelar, melainkan tanggung jawab moral yang berkelanjutan, setiap tindakan mencerminkan kualitas ibadah yang telah dijalani.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....