Pangek Pisang Khas Solok Selatan Jadi Senjata Jaga Kuliner Tradisional

  • 04 Sep 2026 11:34 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Maraknya jajanan dan makanan dari luar negeri dinilai mulai menggeser keberadaan makanan tradisional di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Kondisi tersebut mendorong Adel Priadingga, pemuda asal Padang untuk mengangkat kembali pangek pisang khas Solok Selatan sebagai kudapan tradisional yang tetap relevan dinikmati di tengah perkembangan kuliner saat ini.

Adel yang ikut menjajakan produknya pada bazar RRI Fest, Jumat, 4 September 2026 mengatakan, upaya tersebut dilakukan agar generasi Z hingga generasi Alpha kembali mengenal makanan tradisional daerah. Menurutnya, makanan lokal memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan makanan dari luar dan masih dapat dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekarang makanan luar sudah merajalela, jadi budaya kita tertinggal. Kami ingin mengangkat pangek pisang khas Solok Selatan agar generasi muda tahu makanan tradisional itu enak dan tidak kalah saing dengan makanan luar,” ujar Adel.

Ia menjelaskan, usaha pangek pisang tersebut mulai dicoba sejak Juni 2026. Pada awal pemasaran, sebagian masyarakat masih mempertanyakan cita rasa pangek pisang karena istilah pangek di Padang umumnya identik dengan makanan bercita rasa pedas, sementara pangek pisang memiliki rasa manis dan gurih.

Guna memperkenalkan produk tersebut, pangek pisang dengan merek Dapur Ayek dijajakan secara langsung setiap Minggu dalam kegiatan car free day. Selain itu, penjualan juga dilakukan melalui pemesanan di media sosial, dengan produk kemudian diantarkan langsung sesuai alamat pelanggan.

Adel menilai usaha tersebut memiliki prospek yang cukup baik karena kapasitas penjualan terus mengalami peningkatan. Terlebih dengan adanya dukungan dari pemerintah dalam pengembangan usaha kuliner tradisional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....