Kolaborasi IPEMI dan UMKM Padukan Kemewahan dan Digitalisasi Rantai Pasok
- 31 Jul 2026 17:09 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Warisan budaya bernilai tinggi kembali menemukan momentum kebangkitannya di era modern. Kerajinan tenun legendaris asal Koto Gadang kini bertransformasi menjadi komoditas fesyen dan kriya ultra-eksklusif.
Melalui sinergi strategis bersama Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) dan para pelaku UMKM lokal, kerajinan Koto Gadang didorong naik kelas dengan memadukan keaslian tradisi, strategi branding produk premium bernilai lima juta rupiah, serta pemanfaatan teknologi digital dan mesin presisi tinggi.
Langkah berani ini diambil bukan sekadar untuk memperluas pasar, melainkan untuk meneguhkan posisi Koto Gadang sebagai simbol kemewahan warisan Nusantara yang eksklusif.
Kepada RRI Kamis, 30 Juli 2026, Pengurus IPEMI Koto Tangah, Neni Rahdipa menyampaikan, di era modern, produk budaya tidak boleh hanya dilestarikan secara konvensional, tetapi harus dikemas dengan strategi ekonomi yang tajam.
Menurutnya, Koto Gadang punya sejarah dan estetika yang luar biasa.
“Dengan mematok standar produk bernilai di kisaran lima juta rupiah ke atas, sama artinya menaikkan marwah perajin lokal agar produk mereka diposisikan sebagai karya seni kelas atas, bukan sekadar suvenir biasa. Tentu, tidak semua orang bisa membelinya, dan di situlah letak eksklusivitasnya dengan menjadikannya simbol prestise bagi pemiliknya,” ujar Neni.
Namun, eksklusivitas demikian mesti diimbangi dengan efisiensi produksi yang cerdas. Teknologi mesin tidak boleh menggerus keaslian budaya, melainkan menjadi akselerator yang memastikan presisi tinggi pada produk-produk premium tersebut.
Melalui ekosistem digital yang dibangun oleh UMKM binaan IPEMI, konsumen kelas atas dapat memesan karya eksklusif Koto Gadang secara transparan, melacak proses pembuatannya, dan menikmati layanan premium langsung dari sentra perajin. Langkah revolusioner ini membuktikan bahwa kearifan lokal Ranah Minang mampu beradaptasi dengan disrupsi teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....