Lokarasa, Ruang Kolaborasi bagi Pelaku UMKM Kota Padang

  • 12 Des 2025 15:10 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Sebuah ruang baru bagi pelaku UMKM hadir di Kecamatan Padang Selatan dengan nama Lokarasa UMKM, sebuah tempat penitipan dan pemasaran berbagai produk olahan kering dari pelaku usaha lokal. Inisiatif ini diprakarsai oleh Sry Wahyuni, pemilik Yuniqueen sekaligus penggerak aktif di komunitas UMKM Kota Padang.

Menurut Sry Wahyuni, gagasan Lokarasa bermula dari kegelisahan melihat banyaknya produk enak milik para pelaku UMKM yang tidak memiliki tempat jual yang tetap. “Sering ketemu produk kawan-kawan, rasanya enak, tapi tempatnya enggak ada. Biasanya dititip di toko oleh-oleh atau minimarket. Kami pikir, kenapa enggak buat tempat sendiri? Kita juga UMKM, banyak kenalan pelaku usaha,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

Banyak pelaku UMKM yang meminta untuk menitipkan produk mereka di Lokarasa. Awalnya hanya menampung produk dari UMKM Padang Selatan, tetapi kini pelaku usaha dari berbagai wilayah di Kota Padang juga bisa ikut serta.

Konsepnya sederhana: sistem titip jual langsung dari produsen ke Lokarasa, tanpa perantara, sehingga harga tetap terjangkau. Hingga saat ini, Lokarasa sudah menampung 10 hingga 12 jenis produk, mulai dari kamaloyang, serundeng ubi, sagun, hingga berbagai camilan kering lainnya.

Produk kamaloyang menjadi yang paling laris, tersedia dalam varian gurih dan pedas dengan harga mulai Rp12ribu. Sementara serundeng ubi dijual hanya Rp2ribu sehingga menarik banyak pembeli.

Meski aktif membantu pelaku UMKM lain, Sry Wahyuni sendiri tidak memproduksi kuliner. Ia memilih fokus pada usaha menjahit seperti spray, sarung bantal, hingga bantal panjang yang populer di kalangan pelanggan.

Keberadaan Loka Rasa UMKM juga mendapat perhatian dari Dinas Koperasi, yang menyebut tempat ini sebagai salah satu fasilitas UMKM pertama yang bergerak dengan model titip jual terpadu di Kota Padang. Sry Wahyuni berharap ada dukungan pemasaran dari pihak dinas agar Loka Rasa semakin dikenal masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....