Ekspansi Strategis QRIS Lintas Negara Oleh Bank Indonesia
- 30 Des 2025 17:59 WIB
- Padang
KBRN, Padang : Bank Indonesia terus mendorong penggunaan sistem pembayaran QRIS secara lintas negara guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin pesat sekarang. Inovasi teknologi ini sangat memungkinkan wisatawan asal Indonesia melakukan transaksi pembayaran di luar negeri secara praktis tanpa mata uang fisik.
Sistem QRIS lintas negara kini telah resmi diimplementasikan pada sejumlah negara anggota ASEAN seperti Thailand serta Malaysia dan Singapura. Para pelancong dapat melakukan pembayaran secara langsung menggunakan aplikasi domestik masing-masing tanpa perlu menukarkan uang rupiah menjadi mata uang.
Kehadiran fitur ini tentu saja memberikan efisiensi yang sangat besar bagi para pelaku usaha serta meningkatkan kunjungan pariwisata antar negara. Kerja sama regional ini merupakan bentuk nyata dari upaya integrasi sistem pembayaran digital yang sangat kuat di kawasan Asia Tenggara.
Ekspansi teknologi QRIS kini juga telah menjangkau negara Jepang sejak tanggal tujuh belas Agustus tahun dua ribu dua puluh lima. Pembayaran dapat dilakukan pada setiap pedagang yang mendukung sistem JPQR Global melalui aplikasi pembayaran digital milik masyarakat Indonesia tersebut.
Selain negara Jepang pihak Bank Indonesia juga telah memulai proses uji coba sistem pembayaran digital dengan pihak pemerintah China. Kolaborasi ini dilakukan bersama People’s Bank of China guna mendukung kegiatan investasi serta perdagangan internasional antar kedua negara tersebut.
Uji coba sistem QRIS di China diharapkan mampu memberikan kemudahan akses transaksi bagi para turis serta pelaku bisnis berskala besar. Interoperabilitas antar sistem pembayaran akan memperkuat hubungan kerja sama ekonomi yang sangat harmonis antara negara Indonesia dan negara China.
Rencana ekspansi strategis ini juga akan mencakup wilayah Korea Selatan serta India dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Penggunaan QRIS yang semakin meluas di kawasan Asia akan memberikan dampak positif bagi stabilitas nilai tukar rupiah di pasar.
Pihak Bank Indonesia juga sedang menjajaki kerja sama serupa dengan pemerintah Uni Emirat Arab untuk memperluas jangkauan layanan tersebut. Diversifikasi mata uang dalam transaksi perdagangan internasional akan semakin mudah dilakukan melalui dukungan teknologi pembayaran digital yang sangat canggih.
Masyarakat kini tidak perlu lagi merasa khawatir mengenai biaya konversi mata uang yang tinggi saat sedang melakukan perjalanan internasional. Proses transaksi menjadi jauh lebih transparan serta aman karena setiap pergerakan dana tercatat secara digital oleh sistem perbankan pusat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....