SS Kitchen Berkembang dari Hobi Menjadi Peluang Usaha
- 17 Jul 2026 19:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Berawal dari aktivitas mengisi waktu luang saat pandemi COVID-19, Putri Syintia Oktaviani berhasil mengembangkan usaha kuliner rumahan yang kini dikenal dengan nama SS Kitchen. Usaha yang dirintis sejak 2020 tersebut kini berfokus pada produksi risoles dengan berbagai varian rasa yang dipasarkan melalui sistem pre-order.
Dalam program Rang Mudo Kreatif RRI Pro 2 Padang, Putri menceritakan bahwa sebelum terjun ke bisnis kuliner, dirinya lebih dulu menekuni usaha rajutan. Namun, rasa ingin mencoba hal baru membuatnya mulai belajar membuat kue kering sebelum akhirnya beralih memproduksi risoles.
| Baca juga: Investasi di Kota Padang dalam Tren Positif |
Menurutnya, proses membangun usaha tidak berlangsung secara instan karena membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan untuk melakukan berbagai uji coba resep. Bahkan setelah produk mulai dipasarkan, evaluasi terhadap rasa dan kualitas tetap dilakukan berdasarkan masukan dari pelanggan.
Seiring meningkatnya permintaan, SS Kitchen kini menghadirkan tiga varian utama, yakni risoles mayo, bolognese, dan matcha. Dari ketiga varian tersebut, risoles bolognese dan matcha justru menjadi produk yang paling banyak diminati konsumen, menggeser varian mayo yang menjadi produk pertama SS Kitchen.
Putri mengungkapkan, menjaga kualitas produk menjadi prioritas utama meskipun harga bahan baku terus mengalami kenaikan. Karena itu, pihaknya memilih menyesuaikan harga jual dibandingkan mengurangi kualitas maupun isi produk yang selama ini menjadi daya tarik pelanggan.
Di balik perkembangan usahanya, Putri mengaku pernah mengalami kegagalan yang menjadi pelajaran berharga dalam menjalankan bisnis kuliner. Salah satunya ketika ratusan risoles yang telah dipersiapkan untuk pesanan pelanggan rusak saat proses penggorengan akibat kesalahan pada teknik produksi dan pengaturan suhu minyak.
Ke depan, Putri berencana mengembangkan SS Kitchen dengan membuka outlet agar produknya lebih mudah dijangkau masyarakat tanpa harus melalui sistem pre-order. Ia juga ingin menghadirkan beragam jajanan pasar tradisional sebagai pelengkap produk utama, sekaligus ikut melestarikan kuliner khas yang mulai jarang ditemukan di pasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....