Dinas Pendidikan Sumbar Catat 500 Sekolah Terdampak Bencana
- 22 Des 2025 12:40 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat, terdapat 500 unit lebih satuan pendidikan yang terdampak banjir bandang. Mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi mengatakan, dari jumlah itu terdapat 20 sekolah yang masuk kategori rusak berat. Dengan demikian tidak bisa digunakan untuk belajar mengajar hingga tahun depan.
“Sekolah yang rusak berat dan hanyut akibat banjir, memanfaatkan gedung-gedung yang masih layak pakai dijadikan ruang belajar sementara. Selain itu, juga ada yang menggunakan tenda dari bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian, sehingga proses belajar dan mengajar tetap berjalan,” kata Habibul Fuadi dalam dialog Padang Menyapa di Pro 1 RRI Padang, Senin (22/12/2025).
Habibul menjelaskan, terhadap sekolah yang rusak sedang dan ringan, perbaikan berangsur dilakukan. Saat ini juga masih dilakukan pengumpulan data terbaru satuan pendidikan terdampak sebagai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Data akan dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan BNPB. Hal ini bertujuan untuk memperoleh bantuan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Nurfirmawansyah mengingatkan, Dinas Pendidikan Sumbar harus memastikan data valid sekolah yang terdampak. Kemudian data dilengkapi dengan proposal agar pemerintah pusat dapat mengucurkan dana tepat sasaran.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk merelokasi satuan pendidikan yang masih masuk ke dalam zona rawan bencana. Selain itu, pembangunan satuan pendidikan yang terdampak juga harus memperhatikan potensi bencana yang ada di Sumbar,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....