Jarang Melakukan saat Kumpul Bersama

  • 30 Jun 2026 22:33 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemandangan sekelompok teman yang duduk mengelilingi satu meja tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita, baik dulu maupun sekarang. Namun saat ini, suara hangat dari obrolan dan tawa saat duduk di kantin, warung atau kafe perlahan sudah tergantikan dengan suara notifikasi dari ponsel atau suara dari game online yang dimainkan.

Dalam kehidupan sehari-hari pada era digital ini, tawa seseorang kini bukan lagi karena lelucon yang baru saja dilontarkan, melainkan karena video di layar ponsel, sibuk mengetik balasan pesan bahkan sbeberapa orang lainnya tenggelam dalam dunia digital masing-masing. Mereka berada dalam satu lingkaran yang sama, tetapi perhatian mereka tersebar ke berbagai tempat yang berbeda.

Dilansir dari s3pendidikandasar.fip.unesa.ac.id, dibalik komunikasi digital yang cepat dan mampu menjangkau banyak orang dalam waktu singkat, terdapat tantangan dalam menjaga kualitas komunikasi tersebut. Pesan yang disampaikan melalui teks atau media digital sering kali kehilangan konteks emosional, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dalam interaksi sosial.

Kemudahan-kemudahan tersebut membuat kebiasaan mengobrol secara langsung semakin berkurang. Banyak orang merasa lebih nyaman berinteraksi melalui layar dari pada berbincang tatap muka sehingga mengakibatkan momen berkumpul yang seharusnya menjadi ruang untuk bertukar cerita menjadi kebersamaan secara fisik tanpa percakapan yang berarti.

Padahal, mengobrol bukan sekadar sarana untuk menyampaikan informasi, tetapi merupakan percakapan seseorang agar dapat mengenal orang lain lebih dekat, memahami sudut pandang yang berbeda, serta membangun hubungan yang lebih hangat. Tidak sedikit persahabatan yang terjalin dari obrolan sederhana, dan tidak sedikit pula masalah yang terasa lebih ringan setelah diceritakan kepada orang yang bersedia mendengarkan.

Sayangnya, kebiasaan mengobrol perlahan mulai kehilangan tempat di tengah kehidupan yang semakin dipenuhi oleh teknologi digital. Tanpa disadari, kita menjadi lebih sering terhubung secara virtual daripada hadir secara nyata dalam sebuah pertemuan.

Menjaga budaya mengobrol menjadi hal yang penting di tengah perkembangan teknologi yang terus berlangsung. Kehadiran teknologi seharusnya membantu manusia untuk berkomunikasi, bukan menggantikan makna dari sebuah percakapan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....