Digital Detox: Sulit Dilakukan tapi Semakin Dibutuhkan
- 26 Mei 2026 22:53 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Di era digital saat ini, hampir semua aktivitas dilakukan dengan bantuan teknologi dan internet. Mulai dari bekerja, belajar, hingga mencari hiburan, semuanya tidak pernah jauh dari layar ponsel dan media sosial.
Kebiasaan tersebut perlahan membuat banyak orang sulit melepaskan diri dari gadget meski hanya beberapa menit. Tidak sedikit yang tanpa sadar terus memeriksa notifikasi bahkan saat sedang berkumpul bersama keluarga atau teman.
Kondisi ini kemudian memunculkan istilah digital detox, yaitu upaya mengurangi penggunaan perangkat digital untuk sementara waktu. Tujuannya bukan untuk membenci teknologi, melainkan memberi ruang bagi pikiran dan tubuh agar bisa beristirahat dari arus informasi yang terus berjalan.
Terlalu lama menatap layar juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup seseorang. Banyak orang merasa cepat lelah, sulit fokus, hingga mengalami gangguan tidur akibat terlalu sering terhubung dengan dunia digital.
Dilansir dari World Health Organization, kesehatan mental dipengaruhi oleh pola hidup, lingkungan, dan kemampuan seseorang menjaga keseimbangan aktivitas sehari-hari. Penggunaan teknologi secara berlebihan dapat memicu stres dan menurunkan kualitas interaksi sosial jika tidak dikendalikan dengan baik.
Meski terdengar sederhana, melakukan digital detox ternyata tidak mudah bagi sebagian orang. Kebiasaan membuka media sosial telah menjadi bagian dari rutinitas harian yang sulit dipisahkan dari kehidupan modern.
Banyak orang merasa cemas ketika jauh dari ponsel karena takut tertinggal informasi atau pesan penting. Fenomena ini menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan teknologi kini bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi juga keterikatan emosional.
Karena itu, digital detox dapat dimulai dari langkah kecil yang realistis dan konsisten. Misalnya dengan membatasi waktu bermain media sosial, mematikan notifikasi tertentu, atau menyediakan waktu khusus tanpa gadget sebelum tidur.
Pada akhirnya, teknologi memang memudahkan kehidupan manusia, tetapi tetap perlu digunakan secara bijak. Digital detox menjadi pengingat bahwa hidup tidak selalu harus berjalan secepat notifikasi yang muncul di layar ponsel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....