MAOTA: Strategi LPP RRI Padang Merawat Tradisi di Tengah Arus Budaya Instan
- 30 Mei 2026 22:17 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Zaman berganti, teknologi merajai, namun adat tak boleh mati. Di tengah gempuran tren scrolling TikTok dan budaya digital yang instan, LPP RRI Padang menghadirkan sebuah terobosan berani bertajuk MAOTA yang tayang setiap hari Kamis, minggu ke 4 setiap bulan, pukul 20.00 sampai 21.00 WIB.
Menariknya, program yang membedah dinamika adat termasuk Kato nan Ampek ini, justru mulai mencuri perhatian anak-anak muda di berbagai nagari. Bagi sebagian anak muda di nagari, berdiskusi soal adat dengan pemuka kaum atau mamak seringkali menjadi momen yang menegangkan. Rasa takut salah ucap atau dicap "tidak tahu adat" kerap membuat jarak antara generasi tua dan muda kian melebar.
Kehadiran program MAOTA di RRI Padang perlahan meruntuhkan dinding pembatas tersebut. Dikemas lewat obrolan yang cair, egaliter dan jauh dari kesan menggurui. Program ini mulai menjadi "ruang aman" bagi anak muda untuk kembali mengenali jati dirinya, sebagaimana diungkapkan Bella, mahasiswi salah satu akademi keperawatan di Kota Padang.
“Tidak sekadar menjadi pendengar pasif, anak-anak muda hari ini menantang relevansi adat dalam kehidupan modern. Di sinilah MAOTA hadir memberikan jawaban konkret. Kato nan Ampek yang selama ini dianggap sebagai aturan kuno, dibedah dan dikontekstualisasikan menjadi emotional intelligence atau etika berkomunikasi di media sosial,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Sikap kritis namun butuh ini membuat MAOTA tidak hanya didengarkan melalui radio analog, melainkan juga diburu lewat platform digital seperti YouTube dan potongan video pendek di Instagram RRI Padang.
Inovasi MAOTA RRI Padang jelas Bella membuktikan ketika adat disampaikan dengan bahasa yang "sefrekuensi" dengan anak muda, tanggapan yang muncul bukanlah antipati, melainkan rasa kepemilikan yang tinggi. Ruang udara kini telah menjelma menjadi jembatan antargenerasi, memastikan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah tetap menyala di jemari dan hati anak muda negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....