Upaya Pelestarian Bahasa Daerah di Sumatera Barat
- 28 Apr 2026 10:58 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat terus melakukan berbagai upaya dalam rangka pelestarian bahasa daerah. Salah satunya dengan mengusung program utama yaitu revitalisasi bahasa daerah.
Hal ini seperti disampaikan Widya Basa Ahli Madya Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat yang juga Ketua Tim Pelindungan Bahasa dan Sastra, Fitria Dewi., M.Hum saat diwawancara RRI beberapa waktu lalu. “ Untuk Sumatera Barat sebenarnya kita tujukan untuk bahasa Minangkabau dan bahasa Mentawai namun dua tahun terakhir fokus ke bahasa Minangkabau,” kata Dewi.
Menurut Dewi revitalisasi ini merangkum tahap-tahap bimbingan guru utama. Kegiatan ini dalam bentuk memberikan pelatihan kepada para guru SD dan SMP untuk mempelajari lima materi berbahasa daerah.
“Seperti bapidato, bacarito, badendang, manulis pantun dan manulis carito”, kata Dewi. Semua pelajaran tersebut dalam bahasa daerah yang nantinya guru akan mengimbaskan pada muridnya di sekolah.
Untuk selanjutnya diakhir tahun nanti seluruh murid tersebut akan ditampilkan dalam kegiatan berbentuk festival yang bernama tunas bahasa ibu. Kemudian program lain yang dilakukan Balai Bahasa Sumatera Barat adalah penerjemahan buku cerita berbahasa daerah.
“Kita mengumpulkan cerita-cerita berbahasa daerah kemudian kita terjemahkan ke bahasa Indonesia,” ujar Dewi. Tujuannya adalah agar tidak buku cerita tersebut tidak hanya bisa dibaca oleh masyarakat Sumatera Barat tetapi juga bisa dibaca oleh orang lain.
Selain itu Balai Bahasa juga mendokumentasikan kosa kata bahasa Minang dalam bentuk kamus. Lebih jauh Dewi menjelaskan kalau dulu kamusnya masih dalam versi cetak namun sekarang sudah hadir dalam versi digital agar lebih mudah di akses masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....