Keimanan kepada Hari Akhir Jadi Bekal Memperbaiki Amal
- 26 Jul 2026 14:05 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Kesadaran akan kehidupan setelah kematian dinilai menjadi salah satu bekal penting bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Keyakinan terhadap hari kiamat tidak hanya menjadi bagian dari rukun iman, tetapi juga menjadi pengingat agar setiap muslim senantiasa memperbaiki amal dan menjaga ketakwaan kepada Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan Ustaz Debby Sarianto, Lc., M.A. dalam program Muda Bertaqwa RRI Pro 2 Padang saat membahas tafsir Surat Al-Haaqqah Juz 29. Menurutnya, surat tersebut mengajak umat Islam untuk menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan sebelum memasuki kehidupan yang kekal di akhirat.
Dalam kajiannya, Ustaz Debby menjelaskan bahwa Surat Al-Haaqqah merupakan surat Makkiyah yang banyak mengangkat tema tauhid, kerasulan, dan kepastian datangnya hari kiamat. Penjelasan mengenai hari akhir diberikan agar manusia tidak terlena dengan kehidupan dunia yang bersifat sementara.
Ia menerangkan, Al-Haaqqah merupakan salah satu nama hari kiamat yang berarti peristiwa yang pasti terjadi. Kepastian tersebut ditegaskan Allah SWT melalui pengulangan kata "Al-Haaqqah" pada awal surat sebagai bentuk penekanan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat menghindari datangnya hari pembalasan.
Ustaz Debby juga mengingatkan bahwa setiap amal yang dilakukan manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Amal kebaikan seperti salat, sedekah, dan berbagai bentuk ibadah lainnya akan menjadi bekal yang meringankan manusia ketika menghadapi proses hisab di akhirat.
Selain itu, ia mencontohkan kisah kaum Tsamud dan kaum 'Ad yang disebutkan dalam Surat Al-Haaqqah sebagai pelajaran bagi umat manusia. Kedua kaum tersebut dibinasakan karena mendustakan para rasul dan mengingkari peringatan Allah, sehingga menjadi bukti bahwa setiap bentuk kesombongan dan penolakan terhadap kebenaran memiliki konsekuensi.
Melalui kajian tersebut, Ustaz Debby mengajak masyarakat menjadikan keimanan kepada hari akhir sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki akhlak. Ia menegaskan bahwa selama masih diberi kesempatan hidup, setiap muslim hendaknya mempersiapkan bekal terbaik agar memperoleh keselamatan dan kebahagiaan di kehidupan akhirat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....