Nagari Creative Hub Jadi Ruang Pelestarian Budaya di Agam
- 30 Sep 2026 00:00 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Agam mendorong penguatan pelestarian budaya nagari melalui Nagari Creative Hub (NCH). Kegiatan Pelestarian Budaya Nagari Creative Hub dibuka di Medan Nan Bapaneh Kantor Wali Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Sabtu, 26 September 2026.
Bupati Agam diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Agam, Yunilson, menghadiri pembukaan kegiatan tersebut. NCH menjadi wadah kolaborasi pemerintah, tokoh adat, pelaku seni, generasi muda, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal.
Dalam sambutannya, Yunilson menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Agam atas terselenggaranya Nagari Creative Hub sebagai ruang kreatif yang mengangkat potensi budaya nagari. Menurutnya, keberadaan ruang kreatif tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.
Ia mengatakan budaya merupakan identitas yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus. Upaya tersebut perlu dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara aktif, sehingga budaya tidak hanya menjadi warisan masa lalu tetapi tetap berkembang dalam kehidupan masyarakat.
“Pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Melalui Nagari Creative Hub ini, kita berharap lahir berbagai inovasi yang tetap berakar pada nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau,” ujarnya.
Yunilson juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembinaan bagi generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai seni, adat istiadat, serta kearifan lokal. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam memastikan nilai-nilai budaya Minangkabau tetap hidup dan diwariskan.
Kegiatan Pelestarian Budaya Nagari Creative Hub turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Barat bersama tim penilai dari Provinsi Sumatera Barat. Hadir pula unsur pemerintah daerah, pemerintah nagari, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, pelaku seni, dan masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan di tingkat nagari. Melalui Nagari Creative Hub, potensi seni dan budaya lokal diharapkan dapat terus dikembangkan sekaligus menjadi ruang kreatif bagi masyarakat dan generasi muda Kabupaten Agam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....