Pasaman Barat Bangun Sekolah Rakyat Tahun 2027
- 10 Sep 2026 08:49 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dimulai pada tahun 2027 di Jorong Padang Tujuah Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman di atas lahan 6 koma 5 hektare. Sekolah tersebut disediakan untuk 24 rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP hingga SMA dan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat, Vanvoni Gorbi mengatakan, kriteria kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah setempat telah dipenuhi ke Dirjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum RI melalui Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Barat dan Kementerian Sosial RI, termasuk kesiapan lahan. Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan pematangan lahan sambil menunggu penetapan pemerintah pusat untuk pembangunan fisik sekolah.
"Semua singkatan, SD SMP SMA. SD-nya 12 kelas, SMP 6 kelas, SMA 6 kelas. Kita menunggu penetapannya lagi," ucapnya, Rabu 9 September 2026.
Vanvoni menyampaikan, Pasaman Barat diupayakan masuk tahap ketiga pembangunan Sekolah Rakyat yang proses tendernya direncanakan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dalam tahun ini. Jika mendapat prioritas pada tahap tersebut, pembangunan fisik akan dimulai pada 2027 setelah proses tender dan penetapan pelaksana selesai.
Ia menyebutkan dalam hal ini pemerintah daerah bertugas memenuhi kriteria kesiapan, sedangkan pembangunan fisik akan ditangani pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial. Kebutuhan anggaran pembangunan diperkirakan mencapai 250 miliar rupiah, namun angka tersebut masih dapat berubah karena desain dan dokumen teknis pembangunan belum ditetapkan.
"Ini kan tender, nanti dapat pemenang, nanti langsung pelaksanaan lagi. Pembangunan 2027. Mudah-mudahan di awal tahun kita sudah ikut proses fisik lagi," ujar Vanvoni.
Vanvoni menambahkan, calon peserta didik Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak dari keluarga yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil satu dan dua, dengan jumlah lebih kurang 4 ribu anak dari jenjang SD hingga SMA. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap pembangunan mendapat prioritas pada tahap ketiga sehingga sekolah dapat segera dibangun pada 2027 dan beroperasi setelah seluruh fasilitas pendidikan selesai disiapkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....