Sebanyak 552 Peserta Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia di Tanah Datar

  • 08 Sep 2026 06:31 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 552 peserta mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia atau OMI 2026 tingkat Kabupaten Tanah Datar. Kompetisi berbasis digital tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026.

Peserta berasal dari madrasah negeri, swasta, dan sekolah umum di Kabupaten Tanah Datar. Rinciannya, 32 peserta jenjang MI, 324 peserta MTs, 179 peserta MA, dan 17 peserta sekolah umum.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanah Datar, Hendri Pani Dias mengatakan, OMI sebelumnya dikenal dengan nama Kompetisi Sains Madrasah atau KSM. Perubahan konsep tersebut turut menghadirkan soal terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta.

“Sebelumnya bernama KSM, dua tahun terakhir ini namanya OMI. Tipe soal ini terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC),” ujar Hendri pada Senin, 7 September 2026.

Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut mengingat dan menghafal materi. Peserta juga harus memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi serta mampu merespons soal dengan cepat.

Untuk mendukung kompetisi berbasis digital, panitia menyiapkan lima titik lokasi ujian. Setiap lokasi dilengkapi komputer atau laptop serta jaringan internet untuk mendukung pelaksanaan ujian.

Peserta jenjang MA atau sederajat mengikuti ujian di MAN 2 Tanah Datar. Sementara peserta MTs atau sederajat tersebar di MAN 1, MAN 2, MTsN 6, dan MTsN 12.

Adapun peserta MI atau sederajat mengikuti ujian yang dipusatkan di MTsN 10. Pembagian lokasi tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan OMI berbasis digital.

Hendri mengatakan pembinaan peserta telah dilakukan dalam beberapa pekan terakhir. Pembinaan mencakup pendalaman materi dan latihan soal yang mengintegrasikan berbagai bidang.

“Dalam beberapa pekan terakhir kita intensifkan pendalaman materi peserta. Pada mata pelajaran yang dikompetisikan, kita latih dengan soal-soal integrasi,” ujar Hendri.

Pada bidang sains, peserta menghadapi 25 soal dengan standar kemampuan berpikir tingkat tinggi. Sementara bidang riset mencakup nilai keislaman, pelestarian lingkungan, tujuan pembangunan berkelanjutan, dan transformasi digital.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tanah Datar Bahrul Fahmi mengatakan pihaknya optimistis peserta meraih hasil terbaik. “Kita optimis meraih hasil terbaik,” ujar Bahrul Fahmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....