Bupati Agam Tinjau Perbaikan Sejumlah Jalan dan Jembatan
- 02 Sep 2026 11:41 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Agam - Sejumlah ruas jalan dan jembatan rusak di Kabupaten Agam mulai mendapat penanganan. Bupati Agam, Benni Warlis, meninjau langsung progres pembangunan dan perbaikan infrastruktur tersebut di sejumlah titik, Selasa, 1 September 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat pengerjaan pelebaran ruas jalan Panta sepanjang sekitar 1,7 kilometer. Pekerjaan tersebut mendapat dukungan anggaran lebih dari Rp10,8 miliar.
Selain itu, terdapat satu paket pekerjaan yang mencakup tiga ruas jalan di Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, serta Nagari Balai Gurah, Kecamatan Ampek Angkek. Total panjang ketiga ruas jalan tersebut sekitar 1,3 kilometer dengan nilai anggaran lebih dari Rp2,4 miliar.
“Untuk ruas jalan di Lasi dan Balai Gurah sudah rampung dikerjakan. Sedangkan dua ruas lainnya masih dalam tahap pengerjaan,” ujar Benni Warlis.
Tidak hanya meninjau pekerjaan jalan, Bupati Agam juga melihat pembangunan sejumlah jembatan yang tengah dikerjakan. Di antaranya Jembatan Tigo Kampuang di Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, dengan anggaran lebih dari Rp599 juta.
Kemudian Jembatan Kasiak di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp3,5 miliar. Pembangunan sejumlah jalan dan jembatan tersebut bersumber dari tambahan Transfer ke Daerah (TKD).
Selanjutnya, Bupati meninjau pembangunan jembatan di Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, yang mendapat dukungan anggaran lebih dari Rp1,1 miliar. Pembangunan jembatan tersebut menggunakan dana sisa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kebencanaan 2025.
Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur tidak semata-mata berkaitan dengan kondisi fisik jalan maupun jembatan. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan membuka akses sekaligus memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Jalan dan jembatan ini merupakan urat nadi masyarakat. Ketika aksesnya baik, mobilitas menjadi lancar, hasil pertanian lebih mudah dibawa keluar dan aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ujarnya.
Benni mengatakan, Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya menangani infrastruktur yang mengalami kerusakan secara bertahap. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah serta tingkat kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses transportasi yang layak. Karena itu, satu per satu ruas jalan dan jembatan yang membutuhkan penanganan kita perbaiki,” katanya.
Ia berharap perbaikan infrastruktur yang dilakukan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas perekonomian di berbagai wilayah Kabupaten Agam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....