Sekda Padang Pariaman: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dikawal
- 31 Agt 2026 16:36 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang Pariaman - Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara menegaskan kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dibangun sebelum bencana terjadi. Pesan tersebut disampaikannya saat memimpin apel siaga di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Senin, 31 Agustus 2026.
Apel siaga menjadi momentum memperkuat kedisiplinan aparatur sekaligus memastikan personel dan perangkat penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap bergerak kapan pun dibutuhkan. Terlebih, BPBD memiliki tugas pelayanan langsung kepada masyarakat dalam kondisi darurat.
Hendra mengatakan, disiplin merupakan fondasi penting dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, khususnya bagi jajaran BPBD. Disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran dan ketepatan waktu, tetapi juga kesungguhan, tanggung jawab, serta kesiapan personel menjalankan tugas.
“Disiplin harus menjadi budaya dalam bekerja. Apalagi BPBD memiliki tugas yang sangat penting, karena harus selalu siap ketika masyarakat membutuhkan pertolongan,” ujar Hendra.
Ia menekankan kecepatan menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan bencana. Karena itu, setiap personel diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu bergerak secara cepat dan terkoordinasi ketika kondisi darurat terjadi.
Usai memimpin apel, Hendra melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah fasilitas pendukung penanggulangan bencana. Pemeriksaan meliputi peralatan, kendaraan operasional, hingga ketersediaan logistik yang akan digunakan dalam penanganan kondisi darurat.
Menurutnya, seluruh sarana dan prasarana harus dipastikan dalam kondisi siap pakai. Hal itu penting karena ketika bencana terjadi, petugas tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan peralatan dari awal.
“Kesiapsiagaan itu harus dibangun sebelum bencana terjadi. Jangan sampai ketika dibutuhkan, peralatan justru tidak siap,” ujarnya.
Hendra juga meminta BPBD memastikan seluruh peralatan tertata, terdata, dan mudah diakses saat diperlukan. Kesiapan logistik juga harus menjadi perhatian agar kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak dapat segera didistribusikan.
Selain kesiapan internal, koordinasi lintas sektor juga dinilai penting dalam penanggulangan bencana. Koordinasi perlu diperkuat antara BPBD, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan nagari, serta unsur terkait lainnya.
“Kita tidak tahu kapan bencana terjadi. Yang bisa dilakukan adalah memastikan ketika bencana datang, kita sudah siap menghadapinya,” katanya.
Hendra berharap apel siaga dan pengecekan fasilitas tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut harus menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Dengan dukungan personel yang disiplin, peralatan yang siap digunakan, serta koordinasi yang kuat, penanganan bencana di Kabupaten Padang Pariaman diharapkan dapat dilakukan secara cepat, tepat,
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memperkuat sistem kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....