Tiga Titik Karhutla di Dharmasraya Berhasil Dikendalikan
- 31 Agt 2026 13:58 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Tiga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Dharmasraya, berhasil dikendalikan tim gabungan, Minggu, 30 Agustus 2026. Penanganan dilakukan Pemkab Dharmasraya bersama TNI-Polri dan unsur terkait sejak titik api terpantau hingga Minggu malam.
Tiga lokasi tersebut masing-masing berada di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh; Blok C Sitiung 2, Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak; serta Padang Bungur, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar. Tim gabungan langsung dikerahkan untuk mencegah api meluas ke kawasan lain.
Penanganan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, TNI-Polri, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan, serta pemerintah nagari setempat. Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus memastikan kondisi di sekitar titik api tetap aman.
Kalaksa BPBD Kabupaten Dharmasraya, Suherman Junaidi mengatakan, koordinasi dilakukan sejak titik api pertama kali diketahui. Menurutnya, langkah tersebut penting agar penanganan karhutla dapat dilakukan dengan cepat dan terpadu.
“Alhamdulillah, ini berkat koordinasi yang baik antara Pemkab Dharmasraya dengan jajaran Polres Dharmasraya, Koramil, camat dan wali nagari setempat serta unsur terkait lainnya. Ada tiga titik karhutla yang hingga tengah malam tadi sudah terkendali dan dinyatakan padam,” ujarnya, Senin, 31 Agustus 2026.
Ia menyebut, penanganan di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, sempat terkendala kondisi medan. Akses menuju lokasi berupa jalan tanah yang menanjak dan licin membuat kendaraan pemadam kebakaran kesulitan mencapai titik api.
Petugas kemudian menyesuaikan metode penanganan dengan kondisi akses dan situasi di lapangan. Hujan yang turun sekitar pukul 22.00 WIB turut membantu proses pemadaman sehingga kobaran api berangsur mengecil dan titik api berhasil dikendalikan.
“Hujan sangat membantu proses pemadaman dan pendinginan. Namun, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara atau api yang kembali muncul,” katanya.
Hujan lebat juga terjadi di wilayah Kecamatan Timpeh pada Senin pagi dan membantu proses pendinginan kawasan yang sebelumnya terbakar. Kondisi tersebut sekaligus mengurangi potensi munculnya kembali titik api, meski pemantauan tetap dilakukan petugas.
Suherman mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan terbuka.
Ia meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan mencegah api meluas.
BPBD Kabupaten Dharmasraya bersama unsur terkait hingga kini terus memantau sejumlah wilayah untuk mengantisipasi munculnya titik karhutla baru. Pemantauan juga dilakukan di lokasi yang telah ditangani guna memastikan tidak terdapat bara atau api yang kembali menyala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....