Bupati Eka Putra Tinjau Persiapan Sekolah Rakyat Tanjung Alam
- 27 Agt 2026 10:51 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra dan Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Selasa, 25 Agustus 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan berbagai persiapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Rombongan turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bagian Prokopim, Kepala Bagian Umum, Camat Tanjung Baru, Wali Nagari Tanjung Alam serta jajaran terkait.
Bupati Eka Putra mengatakan, persiapan pembangunan terus dilakukan, termasuk penyediaan akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat. Jalan tersebut memiliki lebar tujuh meter dengan panjang sekitar 1.600 meter.
“Alhamdulillah, untuk persiapan groundbreaking, akses jalan dari jalan utama menuju lokasi Sekolah Rakyat dengan lebar tujuh meter dan panjang sekitar 1.600 meter sudah selesai pembebasan lahannya. Saat ini proses pembangunannya juga sudah mulai dilakukan,” ujar Eka Putra.
Selain akses jalan, penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat juga telah rampung. Lahan seluas kurang lebih 23 hektare tersebut merupakan hibah dari keluarga besar Doni Oskaria, yang saat ini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara.
“Alhamdulillah, keluarga besar Bapak Doni Oskaria telah menghibahkan lahan seluas 23 hektare kepada Pemerintah Daerah untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan ini kemudian kami serahkan untuk dilakukan perencanaan oleh Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial,” katanya.
Eka Putra menyebut, perencanaan pembangunan saat ini juga telah dilakukan, termasuk penyusunan desain dan gambar bangunan yang disesuaikan dengan kondisi serta luas lahan yang tersedia. Sekolah Rakyat Tanjung Alam diproyeksikan menjadi salah satu Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia.
Kawasan sekolah nantinya tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga dilengkapi asrama bagi siswa dan guru, fasilitas olahraga, fasilitas kesehatan, tempat ibadah hingga kantin. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung proses pendidikan sekaligus kebutuhan siswa selama mengikuti program.
“Anak-anak yang bersekolah di sini nantinya tidak dikenakan biaya. Semuanya ditanggung pemerintah, mulai dari pakaian, perlengkapan sekolah seperti buku dan kebutuhan lainnya. Jadi, anak-anak nantinya datang ke sekolah hanya membawa pakaian yang melekat di badan karena seluruh kebutuhannya sudah ditanggung pemerintah,” jelas Eka Putra.
Terkait calon peserta didik, Eka Putra menjelaskan penerima manfaat utama Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Apabila kuota masih tersedia, peserta didik dari kategori desil 3, 4 dan 5 dapat dipertimbangkan sesuai ketentuan Kementerian Sosial.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Kementerian Sosial juga mempersiapkan tenaga pendidik serta melakukan pendataan calon siswa yang memenuhi persyaratan. Pendidikan yang disiapkan mencakup jenjang SD, SMP hingga SMA.
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya warga Nagari Tanjung Alam, yang memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran persiapan pembangunan.
“Begitu juga dengan akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat. Ini tentu berkat dukungan dan kerja sama seluruh pihak sehingga persiapannya dapat kami tuntaskan,” kata Anton.
Ia berharap dukungan masyarakat terus diberikan hingga pembangunan Sekolah Rakyat selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Keberadaan sekolah tersebut diharapkan memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan untuk memperoleh pendidikan dan fasilitas yang layak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....