Bupati Eka Putra Tinjau Jembatan Titian Putiah yang Rusak akibat Banjir
- 26 Mei 2026 07:57 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Menjelang berakhirnya masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor, Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau kondisi Jembatan Titian Putiah di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Senin, 25 Mei 2026. Jembatan tersebut mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor yang terjadi dua pekan lalu dan saat ini tidak dapat dilalui kendaraan.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi anggota DPRD Tanah Datar Wendri Aswil, Camat Lintau Buo Ikrar Pahlevi, Kabag Prokopim Roza Melfita, serta rombongan lainnya. Pemerintah daerah memastikan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat.
Eka Putra mengatakan, dalam waktu dekat pemerintah provinsi akan membangun jembatan darurat jenis Bailey di lokasi tersebut. Menurutnya, pembangunan jembatan darurat dilakukan karena ruas jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Sijunjung.
“Karena ini merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Sijunjung, maka untuk kondisi darurat akan dibangun jembatan Bailey dengan bentang sekitar 23 meter,” katanya.
Selain pembangunan jembatan darurat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga disebut telah menyiapkan anggaran pembangunan jembatan permanen melalui dana TKD. Akibat kerusakan parah, Jembatan Titian Putiah saat ini ditutup total untuk seluruh kendaraan yang melintas.
Arus lalu lintas dari arah Lintau maupun Kabupaten Sijunjung sementara dialihkan melalui jalur Pasar Tigo Jangko–Koto Panjang–Kumanih. “Mohon masyarakat bersabar. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Saat ini kami juga sedang menunggu kedatangan jembatan Bailey yang akan dipasang di lokasi ini,” ujarnya.
Eka juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan jembatan darurat maupun jembatan permanen nantinya. Menurutnya, masyarakat secara sukarela menyerahkan lahan yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan akses penghubung tersebut tanpa meminta ganti rugi.
“Alhamdulillah, lahan yang dibutuhkan sudah diserahkan masyarakat, baik untuk pembangunan jembatan darurat maupun jembatan permanen nantinya. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh masyarakat,” katanya.
Ia berharap proses pembangunan jembatan dapat berjalan lancar sehingga akses penghubung Tanah Datar dan Sijunjung kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat pulih. Usai meninjau jembatan, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke posko bantuan bencana di kawasan Jembatan Timbang Setangkai untuk memastikan ketersediaan logistik dan penyaluran bantuan kepada korban bencana berjalan merata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....