Padang Terdampak Banjir, Wako Padang Minta Rehabilitasi Pascabencana Dipercepat

  • 03 Agt 2026 18:29 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Wali Kota Padang, Fadly Amran meminta pemerintah provinsi dan pusat segera mempercepat proyek rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana. Hal dimaksud disampaikannya saat meninjau langsung permukiman warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin, 3 Agustus 2026.

Fadly mengatakan, setidaknya terdapat 15 titik lokasi yang terendam banjir di Kota Padang, akibat meluapnya permukaan air di sejumlah badan sungai dan drainase. “Kami telah mengerahkan OPD terkait kebencanaan agar mengevakuasi warga dari rumahnya ke tempat evakuasi, kami prioritaskan masyarakat rentan seperti ibu hamil, perempuan dan anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, meski laporan BMKG menyebut hari ini adalah puncak curah hujan tertinggi melanda Kota Padang, namun langkah mitigasi akan terus dilakukan, termasuk mendirikan tenda darurat di titik evakuasi yang tersebar di sejumlah kecamatan. “Kami meminta agar proyek rehabilitasi dan rekontruksi di daerah ini untuk dipercepat, proses tender dari pemerintah pusat dan provinsi, mengingat tingkat keparahan dan padatnya permukiman warga yang mendiami daerah perkotaan yang rawan bencana banjir bandang seperti tahun lalu,” kata Fadly.

Ia menyebut, telah mengintruksikan seluruh camat di 11 kecamatan di Kota Padang untuk mendata dan menyisir areal terdampak banjir termasuk mengevakuasi warga di tempat yang lebih aman. “Malam ini tenda darurat akan kami fungsikan, termasuk menyalurkan bantuan makanan, pakaian dan obat-obatan, kami telah meminta dapur SPPG untuk membantu penanganan bencana dari sisi logistik,” katanya.

Untuk mengantisipasi kemacetan akibat genangan di sejumlah ruas jalan, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk menempatkan personel di titik-titik rawan bersama petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Padang. “Kami akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi banjir serta mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas dan menghubungi call center 112 apabila memerlukan tindakan evakuasi segera,” ujarnya.

Selain fokus pada penyelamatan warga, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan bantuan awal berupa makanan dan selimut bagi masyarakat yang dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, hujan deras juga mengakibatkan Early Warning System (EWS) banjir milik Pemerintah Kota Padang di Kecamatan Pauh terdampak banjir bandang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....