Payakumbuh Local Brand 2026 Perkuat Daya Saing UMKM dan Ekonomi Kreatif
- 29 Jul 2026 01:01 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Ribuan masyarakat memadati kawasan pedestrian depan Ramayana Payakumbuh untuk menghadiri pembukaan Payakumbuh Local Brand (PLB) IV Tahun 2026, Sabtu, 25 Juli 2026 malam. Ajang tahunan tersebut menjadi etalase promosi bagi produk unggulan UMKM, desainer lokal, pengusaha muda, serta komunitas kreatif Kota Payakumbuh.
Penyelenggaraan Payakumbuh Local Brand 2026 merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memperkuat promosi produk lokal, memperluas akses pasar UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha kreatif yang berdaya saing di tingkat regional hingga nasional.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan, Payakumbuh Local Brand tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang kolaborasi untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi pelaku usaha lokal. "Payakumbuh Local Brand bukan sekadar pameran produk. Kegiatan ini menjadi ruang bagi lahirnya kreativitas, inovasi, dan semangat berkarya masyarakat Kota Payakumbuh," katanya.
Menurutnya, perkembangan ekonomi daerah sangat dipengaruhi kemampuan pelaku usaha menghadirkan produk yang memiliki identitas, kualitas, dan nilai tambah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan inovasi, peningkatan mutu produk, serta strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Elzadaswarman yang akrab disapa Om Zet juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku UMKM, desainer, pengusaha muda, komunitas kreatif, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. "Kami mengapresiasi seluruh pelaku UMKM, desainer, pengusaha muda, komunitas kreatif, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Payakumbuh Local Brand 2026. Kegiatan ini menunjukkan besarnya potensi produk lokal Payakumbuh," ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus pembangunan Kota Payakumbuh. Menurutnya, membangun sebuah merek membutuhkan proses berkelanjutan melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, pemanfaatan teknologi digital, pemahaman terhadap kebutuhan pasar, serta perlindungan hak kekayaan intelektual. "Kami ingin semakin banyak produk lokal Payakumbuh mampu menembus pasar regional, nasional, bahkan mancanegara sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat," katanya.
Elzadaswarman menambahkan keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan masyarakat. "Mari jadikan Payakumbuh Local Brand 2026 sebagai sarana untuk menunjukkan bahwa karya anak daerah mampu bersaing dari sisi kualitas, desain, inovasi, maupun pemasaran. Ketika kita memilih produk lokal, kita ikut menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Payakumbuh," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....