Solok Selatan Evaluasi Pelaksanaan MBG, SPPG Diminta Sesuai Standar
- 15 Mei 2026 11:45 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang Aro – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah itu dapat beroperasi sesuai standar prosedur yang berlaku serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar lokasi. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Solok Selatan di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu, 13 Mei 2026.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Solok Selatan sekaligus Wakil Ketua Satuan Tugas MBG, Taufik Effendi mengatakan, program MBG bertujuan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Selain untuk pelajar yang ada di Solok Selatan, bagaimana MBG ini nilai ekonominya juga bisa berdampak pada pedagang di sekitar SPPG yang ada dan masyarakat Solok Selatan pada umumnya,” katanya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 14 SPPG telah beroperasi di Solok Selatan. Namun, Satgas MBG masih menemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, di antaranya belum optimalnya keterlibatan UMKM dan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan baku. Selain itu, distribusi makanan juga belum mencakup seluruh sasaran penerima program.
Taufik menambahkan, masih terdapat SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) karena hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) belum memenuhi ketentuan minimal sebesar 80 persen. Di sisi lain, jumlah SPPG yang tersedia saat ini juga dinilai belum mencukupi kebutuhan penerima manfaat.
“Dari total sekitar 64 ribu sasaran MBG di Solok Selatan, baru sekitar 34,8 ribu penerima yang terlayani. Asumsi kami dari setiap SPPG dimaksud telah menyediakan menu bagi 2.500 penerima,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Satgas MBG diharapkan terus melakukan evaluasi dan melengkapi ketentuan administrasi yang dibutuhkan. Hal dimaksud agar pelaksanaan program berjalan optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga mendorong agar keberadaan SPPG dapat memperkuat rantai pasok pangan lokal dengan melibatkan petani, peternak, dan pelaku usaha daerah. Dengan demikian, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi bagi pelajar, tetapi juga mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....