Pangan Mandiri, Solusi Hadapi Lonjakan Harga
- 26 Apr 2026 08:25 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pengamat Ekonomi Pertanian Universitas Negeri Padang (UNP) mendorong masyarakat untuk menggalakkan gerakan pangan mandiri dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus mengurangi kepanikan saat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
Pengamat Ekonomi Pertanian UNP, Dr. Susi Evanita mengatakan, gerakan pangan mandiri tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Menurutnya, masyarakat tetap bisa memanfaatkan pekarangan sempit bahkan menggunakan media tanam seperti polibag untuk menanam berbagai komoditas hortikultura.
Ia menjelaskan, jika gerakan tersebut dilakukan secara konsisten, maka dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Manfaat ini akan sangat dirasakan ketika harga kebutuhan pokok cenderung naik pada momen tertentu, seperti perayaan hari keagamaan.
Susi menyebutkan, tanaman yang mudah dibudidayakan di rumah antara lain terong, cabai, tomat, kangkung, dan bayam. Jenis tanaman tersebut tidak membutuhkan biaya besar karena bisa tumbuh tanpa pupuk khusus, meski tetap memerlukan ketelatenan dalam perawatan.
"Melalui gerakan pangan mandiri ini bisa meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya, Minggu (26/4/2026). "Dengan memanfaatkan lahan yang ada, keluarga tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan pasar."
Dr. Susi Evanita berharap masyarakat Sumatera Barat mulai serius mengembangkan gerakan pangan mandiri di lingkungan masing-masing. Langkah sederhana ini dinilai dapat menjadi solusi agar masyarakat tetap tenang ketika harga pangan naik atau pasokan di pasaran terganggu.
"Langkah ini juga memberikan dampak besar bagi stabilitas ekonomi masyarakat," tuturnya. Ia menilai semakin banyak keluarga yang mandiri pangan, maka semakin kuat pula daya tahan ekonomi masyarakat secara umum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....