SPPG Bunuik Diresmikan, Tingkatkan Kualitas Gizi Wujudkan Generasi Emas
- 29 Mar 2026 00:15 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bunuik di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat diresmikan, Sabtu, 28 Maret 2026. Bupati Pasaman Barat, Yulianto, mengatakan Kehadiran SPPG tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Pasaman Barat 2045.
Ia menyebutkan, hingga saat ini terdapat enam titik SPPG di Kabupaten Pasaman Barat yang siap melayani kebutuhan gizi masyarakat. “Kami berharap program ini dapat menjangkau seluruh wilayah agar peningkatan kualitas gizi masyarakat merata,” ujarnya.
Yulianto menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi dan mendukung pelaksanaan program tersebut.
| Baca juga: MBG Ramadan Dikemas Vakum, Aman dan Bergizi |
“Saya berharap kualitas makanan benar-benar dijaga. Saya yakin pengelola SPPG ini merupakan tenaga terlatih yang mampu memastikan makanan yang disajikan sehat dan bergizi bagi anak-anak,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan SPPG Bunuik Kinali, Sudarsono, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap program tersebut. Ia juga membuka ruang bagi berbagai masukan guna meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami mengharapkan dukungan, kritik, dan saran dari pemerintah daerah, pihak sekolah, maupun masyarakat. Dengan demikian program MBG ini terus berkembang dan semakin baik,” ujarnya.
Kepala SPPG Bunuik Kinali, Sukma Adi, menjelaskan program tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi. Akan tetapi juga berperan dalam menurunkan angka stunting serta memperbaiki pola makan anak.
“Program ini menyasar peserta didik, balita, hingga ibu hamil. Selain meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga berdampak pada pergerakan ekonomi lokal karena bahan baku diprioritaskan berasal dari produk masyarakat sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, SPPG Bunuik Kinali memiliki kapasitas maksimal hingga 3 ribu porsi per hari. Distribusi dilakukan secara bertahap, dimulai dari seribu porsi, kemudian meningkat menjadi 1.500 porsi hingga mencapai kapasitas maksimal.
Pada tahap awal, sebanyak 1.000 porsi disalurkan ke sekolah-sekolah terdekat, baik negeri maupun swasta. Dari total target 3.000 porsi, sebanyak 2.700 porsi diperuntukkan bagi peserta didik, sementara 300 porsi lainnya dialokasikan untuk balita dan ibu hamil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....