Pemprov Sumbar dan Pemkab Tanah Datar Selaraskan Program Strategis
- 15 Mar 2026 14:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Guna memastikan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, Pemprov Sumbar dan Pemkab Tanah Datar menggelar rapat koordinasi di Aula Kantor Bupati, Sabtu, 14 Maret 2026. Pertemuan yang diinisiasi Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) ini berfokus pada penyelarasan program-program strategis agar pembangunan di "Luhak Nan Tuo" berjalan seirama dengan provinsi.
Kepala Dinas BMCKTR Sumatera Barat, Armizoprades, mengatakan, pembangunan Jembatan Manunggal direncanakan mulai dikerjakan dalam waktu dekat. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dapat membantu proses pembebasan lahan yang dibutuhkan agar pembangunan berjalan lancar.
“Sebelum pembangunan jembatan permanen dimulai, terlebih dahulu akan dibangun jembatan darurat agar akses masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Selain pembangunan jembatan, Pemprov Sumbar juga mengalokasikan anggaran untuk sejumlah pekerjaan peningkatan dan perbaikan jalan di wilayah Tanah Datar. Di antaranya rehabilitasi jalan pada ruas Batas Batusangkar (Bukik Gombak) – Guguak Cino dengan pagu anggaran sebesar Rp2.136.670.578.
Program lainnya yakni rehabilitasi jalan provinsi pada ruas Baso–Batas Batusangkar (Balai Selasa) dengan anggaran Rp4.015.987.700 serta rekonstruksi jalan provinsi pada ruas Guguak Cino–Sitangkai dengan pagu anggaran Rp1.695.376.016, termasuk dukungan pokok pikiran Anggota DPRD Sumatera Barat Roni Mulyadi sebesar Rp600 juta.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Manunggal di Kecamatan Lima Kaum dialokasikan anggaran sebesar Rp7.398.989.400. Selain itu juga terdapat program pemeliharaan rutin dan berkala jalan dengan anggaran sebesar Rp1.101.342.056.
“Secara keseluruhan, total anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan di Kabupaten Tanah Datar mencapai Rp16.348.365.750,” jelasnya.
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi rapat koordinasi yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tersebut. Menurutnya, langkah itu menjadi angin segar bagi daerah dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur.
Terkait pembebasan lahan di sekitar Jembatan Manunggal, Bupati menginstruksikan OPD terkait untuk mempercepat prosesnya agar pembangunan dapat segera dilaksanakan. Ia menegaskan jembatan tersebut merupakan urat nadi bagi aktivitas masyarakat.
“Sehingga jika jembatan ini selesai diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, mobilitas masyarakat lebih lancar, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Datar,” kata bupati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....