Sisa Bara Tungku Picu Dapur Warga Ngembul Binangun Ludes Terbakar
- 29 Agt 2026 15:58 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Sisa bara api dari tungku memasak diduga menjadi penyebab bangunan dapur milik Jebrak (73), warga Desa Ngembul, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, ludes terbakar, Jumat (28/8/2026) malam.
Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, sejumlah tetangga korban yang sedang berkumpul melihat kepulan asap keluar dari arah dapur rumah Jebrak.
Warga kemudian bergegas mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api justru semakin membesar dan melahap seluruh bagian bangunan dapur.
Karena khawatir api merembet ke bangunan rumah maupun lingkungan sekitar, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blitar.
"Setelah menerima informasi, kami bergegas menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman," kata Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, Sabtu (29/8/2026).
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisasi kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan lain.
| Baca juga: UB Olah Limbah MBG Jadi Pakan Ternak |
Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Dari hasil penanganan di lokasi, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan dapur milik korban mengalami kerusakan parah dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Tedi menjelaskan, kebakaran diduga bermula dari sisa bara api pada tungku yang sebelumnya digunakan korban untuk memasak.
Bara yang diduga belum benar-benar padam kemudian merembet ke tumpukan kayu kering yang berada di sekitar tungku. Kobaran api selanjutnya turut menyambar tabung elpiji 3 kilogram yang berada di dalam dapur.
"Diduga korban saat mematikan api di tungku tidak sempurna. Lalu sisa api merembet membakar tumpukan kayu kering dan tabung elpiji 3 kilogram di dekatnya," ujarnya.
Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bagian rumah lainnya. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat memastikan tungku benar-benar padam setelah selesai digunakan, terutama sebelum meninggalkan dapur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....