Literasi Digital Kunci Tangkal Hoaks di Era Informasi

  • 17 Apr 2026 17:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Literasi digital menjadi kunci utama dalam menangkal penyebaran hoaks di tengah derasnya arus informasi yang semakin sulit dibendung di era digital saat ini. Hal ini disampaikan dalam Dialog Malang Menyapa edisi Kamis (16/4/2026).

Korwil Mafindo Malang, Anak Agung Ayu Mira, menyebut masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi sebelum menyebarkannya.

“Masyarakat harus mampu memilah informasi yang benar dan bijaksana saat membagi informasi di media sosial,” ujarnya.

Ia menegaskan prinsip sederhana yang harus diterapkan adalah menyaring informasi sebelum dibagikan.

“Saring sebelum sharing itu penting agar tidak ikut menyebarkan hoaks,” katanya.

Menurutnya, derasnya informasi juga berdampak pada generasi muda yang cenderung lebih banyak mengonsumsi konten visual dibanding membaca.

“Anak muda sekarang over informasi, tapi tetap perlu dibekali kemampuan literasi. Tapi saya rasa anak muda sekarang sudah semakin kritis ,” ungkapnya.

Selain itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas digital anak.

“Orang tua harus aktif saat anak mengakses media sosial,” ujarnya.

Mira juga menyarankan penggunaan aplikasi pengawasan digital untuk membatasi akses anak terhadap konten berbahaya.

“Bisa menggunakan aplikasi seperti parental control untuk mengatur batas waktu dan akses,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui pengawasan masih menghadapi tantangan karena anak-anak kerap mampu mengakali sistem.

“Anak zaman sekarang canggih sekali, jadi apapun sistemnya masih bisa kebobolan,” ungkapnya.

Untuk itu, Korwil Mafindo Kota Malang tersebut menekankan bahwa literasi digital harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak.

“Semua pihak harus terlibat aktif agar masyarakat semakin cerdas dalam menghadapi informasi di era digital,” pungkasnya. (Meuthia Adzkiya)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....