Seribu Lebih Mahasiswa Baru UWG Didorong Adaptif Hadapi Era AI

  • 13 Sep 2026 10:42 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Lebih dari 1.200 mahasiswa baru Universitas Widya Gama (UWG) Malang mulai memasuki kehidupan perguruan tinggi. Mereka didorong tidak hanya mengejar kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta kepedulian terhadap persoalan di masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UWG Tahun Akademik 2026/2027 di Hall Widya Graha, Kampus 2 UWG Malang, Minggu (13/9/2026).

Ketua Pelaksana PKKMB UWG Malang, Prof. Dr. Ana Sopanah Supriyadi mengatakan, jumlah mahasiswa baru yang diterima tahun ini telah melampaui target 1.200 mahasiswa.

“PKKMB tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan lingkungan dan sistem perkuliahan, tetapi juga menjadi tahap awal mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan kampus,” ujar Ana.

Ana mendorong mahasiswa baru aktif memanfaatkan berbagai kesempatan selama menjalani pendidikan, baik melalui kegiatan akademik maupun aktivitas kemahasiswaan.

“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, kuliah pulang. Jadilah mahasiswa yang produktif, aktif dan berprestasi. Jadilah generasi unggulan yang beradab,” katanya.

Sementara itu, Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, SH., MHum. menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan karakter. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga harus memiliki integritas dan etika.

“Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), menjadi salah satu tantangan yang akan dihadapi mahasiswa selama menempuh pendidikan hingga memasuki dunia kerja,” ungkap Anwar.

Karena itu, mahasiswa didorong mampu memanfaatkan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan.

“Mahasiswa baru harus menjadi lompatan menjadi orang hebat,” tutur Anwar.

Selain kompetensi digital, mahasiswa juga diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, mampu berkolaborasi, serta memiliki tanggung jawab sosial.

UWG juga mengarahkan konsep “Kampus Berdampak” agar mahasiswa tidak berhenti pada pencapaian akademik. Mahasiswa didorong terlibat dalam penelitian, pengabdian masyarakat, kewirausahaan, organisasi, inovasi maupun berbagai kegiatan kolaboratif.

Anwar menyebut, perguruan tinggi seharusnya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun kemampuan berpikir, kepemimpinan, jejaring, sekaligus memahami persoalan yang ada di masyarakat.

Pesan mengenai karakter juga disampaikan Wakil Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Indonesia Widya Gama Malang (YPPIWM), Dr. Djoko Imbawani Atmaja, SH., MHum. Ia mengingatkan mahasiswa agar nilai Pancasila tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

PKKMB UWG Malang berlangsung 13 hingga 16 September 2026. Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan stadium general yang menghadirkan Wakil Ketua Kadin Indonesia sekaligus alumni UWG Malang, Widianto Saputro.

Melalui PKKMB, mahasiswa baru diharapkan mulai memahami perubahan peran dari siswa menjadi mahasiswa yang dituntut lebih mandiri, mampu beradaptasi, dan siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....