Kapolda Jatim Ingatkan Maba UMM Bijak Gunakan Teknologi
- 08 Sep 2026 11:55 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengingatkan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) agar bijak menggunakan teknologi dan media sosial. Mahasiswa diminta mampu memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh konten provokatif di ruang digital.
Pesan tersebut disampaikan Nanang saat menjadi pembicara dalam Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) UMM 2026 di halaman kampus setempat, Selasa (8/11/2026).
Nanang mengatakan. perkembangan teknologi memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk memperoleh dan menyebarkan informasi. Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
“Berbijaksanalah di dalam menggunakan IT, karena kita lihat juga banyak sekali hal-hal yang bersifat provokatif melalui media online dan sebagainya,” pesannya.
Menurut Nanang, mahasiswa perlu membiasakan diri mengetahui mana informasi yang baik dan tidak baik. Sikap tersebut penting agar mahasiswa tidak ikut menyebarkan informasi yang dapat memicu persoalan di tengah masyarakat.
Selain kemampuan akademik, Nanang menilai mahasiswa perlu membangun karakter dan integritas selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Ilmu yang diperoleh di kampus diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga masyarakat.
“Perguruan tinggi bukan hanya tempat memperoleh ilmu, tetapi juga memberikan ruang untuk memberdayakan diri, mampu memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Nanang juga mendorong mahasiswa UMM untuk tidak membatasi cita-cita pada tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, generasi muda perlu mempersiapkan diri agar mampu bersaing hingga tingkat internasional.
Ia meminta mahasiswa memanfaatkan masa kuliah dengan mengembangkan pengetahuan dan kemampuan, mengingat ilmu pengetahuan terus berkembang.
“Saya yakin dan percaya hadiahnya akan mampu dan lebih bisa daripada kami. Adik-adik harus bisa mengembangkan dan menjaga keberlanjutan di negara kita ini,” katanya di hadapan ribuan mahasiswa baru.
Nanang juga mengingatkan mahasiswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab memastikan keberlanjutan kehidupan bagi generasi berikutnya.
Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Nazaruddin Malik mengatakan, PESMABA 2026 turut meneguhkan perhatian kampus terhadap isu lingkungan berkelanjutan.
Sejumlah isu yang dikenalkan kepada mahasiswa antara lain pengetahuan tentang lingkungan, ekonomi lingkungan, ekonomi sirkuler, pengelolaan sampah menjadi energi, serta pentingnya menjaga sumber daya air.
“Peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjaga lingkungan,” ungkapnya
Nazaruddin menambahkan, UMM menghadirkan tokoh dari berbagai profesi dalam PESMABA sebagai gambaran bagi mahasiswa mengenai beragam peran yang dapat mereka jalani di masyarakat.
Tahun ini, jumlah mahasiswa baru reguler UMM yang mengikuti PESMABA 2026 sedikitnya 5.600 orang. Selain itu, UMM juga memiliki mahasiswa asing yang berasal dari 29 negara.
Pesan tersebut disampaikan Nanang saat menjadi pembicara dalam Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) UMM 2026 di halaman kampus setempat, Selasa (8/11/2026).
Nanang mengatakan. perkembangan teknologi memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk memperoleh dan menyebarkan informasi. Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
“Berbijaksanalah di dalam menggunakan IT, karena kita lihat juga banyak sekali hal-hal yang bersifat provokatif melalui media online dan sebagainya,” pesannya.
Menurut Nanang, mahasiswa perlu membiasakan diri mengetahui mana informasi yang baik dan tidak baik. Sikap tersebut penting agar mahasiswa tidak ikut menyebarkan informasi yang dapat memicu persoalan di tengah masyarakat.
Selain kemampuan akademik, Nanang menilai mahasiswa perlu membangun karakter dan integritas selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Ilmu yang diperoleh di kampus diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga masyarakat.
“Perguruan tinggi bukan hanya tempat memperoleh ilmu, tetapi juga memberikan ruang untuk memberdayakan diri, mampu memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Nanang juga mendorong mahasiswa UMM untuk tidak membatasi cita-cita pada tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, generasi muda perlu mempersiapkan diri agar mampu bersaing hingga tingkat internasional.
Ia meminta mahasiswa memanfaatkan masa kuliah dengan mengembangkan pengetahuan dan kemampuan, mengingat ilmu pengetahuan terus berkembang.
“Saya yakin dan percaya hadiahnya akan mampu dan lebih bisa daripada kami. Adik-adik harus bisa mengembangkan dan menjaga keberlanjutan di negara kita ini,” katanya di hadapan ribuan mahasiswa baru.
Nanang juga mengingatkan mahasiswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab memastikan keberlanjutan kehidupan bagi generasi berikutnya.
Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Nazaruddin Malik mengatakan, PESMABA 2026 turut meneguhkan perhatian kampus terhadap isu lingkungan berkelanjutan.
Sejumlah isu yang dikenalkan kepada mahasiswa antara lain pengetahuan tentang lingkungan, ekonomi lingkungan, ekonomi sirkuler, pengelolaan sampah menjadi energi, serta pentingnya menjaga sumber daya air.
“Peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjaga lingkungan,” ungkapnya
Nazaruddin menambahkan, UMM menghadirkan tokoh dari berbagai profesi dalam PESMABA sebagai gambaran bagi mahasiswa mengenai beragam peran yang dapat mereka jalani di masyarakat.
Tahun ini, jumlah mahasiswa baru reguler UMM yang mengikuti PESMABA 2026 sedikitnya 5.600 orang. Selain itu, UMM juga memiliki mahasiswa asing yang berasal dari 29 negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....