Satreskrim Polres Pasuruan Kota Sukses Ungkap 2 Kasus Kejahatan Jalanan
- 30 Mei 2026 08:11 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Sejak dibentuk tim Unit Reaksi Cepat (URC), Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap dua kasus street crime alias kejahatan jalanan.
Pertama, kasus penganiayaan di Jl Sultan Agung, Kota Pasuruan. Kedua, penggagalan pencurian hewan di wilayah Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly menjelaskan, kasus pertama ini terungkap setelah polisi mendapat laporan dari keluarga korban.
Setelah laporan masuk, tim URC langsung terjun ke lapangan melakukan penyelidikan. Mulai memeriksa TKP dan sejumlah saksi.
Tidak butuh waktu lama, satu hari satu malam, kata dia, anggota sudah berhasil menangkap empat pelaku penganiyaan.
“Kami tangkap keempatnya beserta barang bukti seperti clurit dan lainnya. Keempatnya kami bawa ke Polres,” katanya dalam rilis, Jumat (29/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan penyidik, keempat tersangka mengaku dibawah pengaruh miras dalam menjalankan aksi kejahatan jalanan.
Kini, kepolisian menurutnya masih melakukan pengembangan kasus. Khususnya pernah melakukan kriminalitas sebelum-sebelumnya atau tidak.
“Ini sedang kami kembangkan, apakah keempat tersangka pernah melakukan aksi kejahatan serupa di TKP lain atau tidak,” urainya.
Sedangkan kasus kedua, kata Kapolres, terjadi saat tim URC sedang patroli bersama dengan anggota Polsek Nguling.
Saat itu, kata dia, pihaknya menemukan kelompok tersangka sedang berjalan pada dinihari. Saat dihentikan petugas, para tersangka melarikan diri.
Di dalam kendaraan pikapnya, ada empat ekor sapi. Kendaraan dan sapi itu ditinggal di pinggir jalan, tersangka melarikan diri.
“Kami sudah berusaha sekuat tenaga mengejar pelaku, ternyata mereka tetap berhasil lolos malam itu,” sambung Kapolres.
Saat diperiksa, kata Kapolres, diketahui bahwa kendaraan pikap itu kendaraan operasional untuk mencuri sapi milik warga.
Dari hasil pemeriksaan, empat sapi itu milik warga Desa Kapasan, Kecamatan Nguling yang jaraknya 10 km dari lokasi diberhentikan mobil itu.
“Setelah koordinasi, kami kembalikan empat sapi milik warga tersebut. Kami
bersyukur, tim URC berhasil mengagagalkan pencurian,” urainya.
Kendati demikian, ia mengaku timnya tidak akan berhenti disitu. Menurut dia, tim sudah mengantongi identitas para pelaku.
“Ini sedang dalam pengejaran kepolisian. Yang jelas, kami akan sikat tuntas para pelaku pencurian itu,” terangnya
Disampaikan Kapolres, tim URC akan memburu para pelaku kejahatan jalanan yang membawa senjata tajam, dan membahayakan semua.
“Kami tegaskan, kami dan tim URC tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah hukum kami,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kapasan Liyanto mengapresiasi upaya kepolisian yang berhasil menggagalkan pencurian empat sapi milik warganya.
Menurutnya, ini tindakan heroik para polisi karena berhasil mencegat sapi milim warganya dijual. Apalagi, momentumnya pas idul adha.
“Saya mewakili warga, menyampaikan banyak terima kasih kepada pak Kapolres, pak Kasatreskrim atas kerja kerasnya,” urainya
Dia mendoakan jajaran kepolisian diberi sehat, dan kuat dalam menjaga keamanan, mengayomi dan melindungi masyarakatnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....