Berawal dari Camilan Anak, Marissa’s Kitchen Tumbuh Menjadi Bisnis Dimsum Online
- 17 Agt 2026 12:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Keputusan Marisa atau Ica berhenti dari pekerjaan pada 2023 justru menjadi awal perjalanan baru dalam dunia usaha. Berawal dari keinginan membuat camilan untuk anak-anak di rumah, ia mencoba membuat dimsum hingga akhirnya mengembangkan Marissa’s Kitchen menjadi bisnis kuliner yang dipasarkan secara daring.
Dalam talkshow Muda Kreatif, Sabtu (15/8/2026), Ica mengungkapkan dirinya tidak memiliki latar belakang di bidang kuliner. Setelah mengundurkan diri dari pekerjaan, ia memiliki lebih banyak waktu luang untuk mencoba berbagai resep makanan yang dapat dibuat untuk anak-anak di rumah.
“Saya beli buku resep untuk coba-coba buat camilan anak-anak di rumah. Dari buku ini, saya menemukan resep dimsum yang menarik dan mulai melakukan trial and error,” ujarnya.
Proses menemukan resep dan komposisi yang sesuai ternyata membutuhkan waktu cukup panjang. Ica mengaku memerlukan waktu sekitar satu tahun untuk mendapatkan cita rasa dimsum yang menurutnya pas.
Tak hanya resep, pemilihan bahan baku juga menjadi perhatian. Ica berupaya menggunakan bahan berkualitas dan sesuai standar untuk menjaga rasa serta kualitas produk yang dihasilkan.
“Selain resep, pemilihan bahan baku juga menjadi perhatian saya. Tentunya saya berusaha mencari bahan dengan kualitas yang baik dan sesuai standar,” tuturnya.
Dimsum hasil percobaan tersebut awalnya hanya dibagikan kepada teman-temannya. Di luar dugaan, respons yang diterima cukup positif. Teman-temannya menilai dimsum buatan Ica memiliki rasa yang enak dan mendorongnya untuk mulai menjual produk tersebut.
Dukungan dari suami juga turut meningkatkan kepercayaan dirinya. Sang suami yang berkecimpung di bidang kuliner memberikan penilaian secara jujur terhadap produk yang dibuat Ica, sehingga ia dapat terus melakukan perbaikan sebelum memasarkannya secara lebih luas.
Setelah mendapatkan respons positif, Ica kemudian mulai memasarkan dimsum secara daring. Marissa’s Kitchen juga didaftarkan pada sejumlah platform layanan pesan-antar makanan untuk memudahkan konsumen mendapatkan produknya.
Di tengah persaingan bisnis kuliner, Ica berupaya menghadirkan pilihan yang berbeda. Selain dimsum, Marissa’s Kitchen menawarkan gyoza dengan berbagai pilihan saus dan topping yang dapat disesuaikan dengan selera pelanggan. Salah satu produk yang mendapat respons besar dari konsumen adalah party box.
Bagi Ica, perjalanan membangun Marissa’s Kitchen menjadi bukti bahwa bisnis tidak selalu harus diawali dengan keahlian maupun pengalaman panjang di bidang tertentu. Menurutnya, keberanian untuk mencoba, menerima masukan, dan terus melakukan perbaikan menjadi bagian penting dalam mengembangkan usaha.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi dorongan bagi calon pelaku usaha untuk tidak ragu memulai bisnis, meski belum memiliki pengalaman yang panjang di bidang yang akan digeluti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....