Deputi Gubernur BI: Ekonomi Malang Tumbuh 5,78 Persen
- 11 Feb 2026 19:55 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyebut pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Malang pada triwulan IV 2025 mencapai 5,78 persen, lebih tinggi dibandingkan Jawa Timur sebesar 5,2 persen dan nasional 5,04 persen.
Hal itu disampaikan Filianingsih dalam sambutan pengukuhan Kepala Perwakilan BI Malang. Ia menegaskan, di tengah ketidakpastian global, kinerja ekonomi di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo tetap solid.
“PDRB di wilayah kerja KBI Malang pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,78 persen. Ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan Jawa Timur dan nasional,” ujar Filianingsih, Rabu 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pertumbuhan tersebut ditopang lima sektor utama, yakni perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, pertanian, serta akomodasi dan makan minum. Sementara secara nasional, ekonomi Indonesia pada 2025 tumbuh 5,11 persen dan pada 2026 diperkirakan berada di kisaran 4,9–5,7 persen.
Dari sisi inflasi, BI mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2025 sebesar 2,92 persen secara tahunan, masih dalam target 2,5 persen ± 1 persen. Untuk Januari, inflasi di Malang tercatat 3,3 persen dan Probolinggo 3,43 persen, namun masih dalam rentang sasaran.
“Kalau 3,3 atau 3,4 persen masih dalam sasaran. Tapi tentu akan kita turunkan bersama melalui sinergi TPID dan TPIP,” katanya.
Filianingsih menegaskan, BI di daerah berperan sebagai strategic advisor pemerintah daerah melalui lima area sinergi, yakni pengendalian inflasi, menjaga pertumbuhan ekonomi, penguatan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, serta penyediaan uang layak edar.
Dalam aspek digitalisasi, ia mengungkapkan jumlah merchant QRIS di wilayah Malang, Pasuruan, dan Probolinggo pada 2025 mencapai lebih dari 946.000 pedagang dengan volume transaksi lebih dari 157 juta kali.
“Ini menunjukkan digitalisasi di Indonesia bukan hanya untuk kelas menengah ke atas, tetapi juga dimulai dari masyarakat subsisten,” ujarnya.
Ia berharap di bawah kepemimpinan Kepala Perwakilan BI Malang yang baru, sinergi dengan pemerintah daerah semakin kuat guna menjaga inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Pimpinan BI di daerah sering kali lebih sering di Pemda daripada di kantor sendiri, karena peran kami memang untuk bersinergi,” kata Filianingsih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....
