Transaksi Keuangan Digital di Wilayah BI Malang Tembus Rp7,8 T, Melonjak 97 Persen
- 07 Jun 2026 18:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang mencatat lonjakan luar biasa pada sektor keuangan digital di wilayah kerjanya.
Sepanjang periode Januari hingga April 2026, volume perputaran uang melalui transaksi digital di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo sukses menembus angka Rp7,8 triliun.
Pencapaian fantastis ini menandakan akselerasi digitalisasi yang sangat masif di masyarakat, dengan mencatatkan kenaikan hingga 97 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada Januari-April 2025.
Deputi Kepala Perwakilan BI Malang, Abidin Abdul Haris, menyatakan bahwa pertumbuhan yang hampir mencapai dua kali lipat ini menjadi bukti nyata semakin kuatnya ekosistem pembayaran nontunai, terutama didorong oleh penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di berbagai lini usaha.
"Lonjakan volume transaksi hingga Rp7,8 triliun ini mencerminkan lompatan besar dalam adopsi finansial digital masyarakat. Pertumbuhan 97 persen secara year-on-year ini menunjukkan bahwa transaksi nontunai kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama yang dinilai lebih aman, cepat, dan efisien bagi pelaku usaha maupun konsumen," ujar Abidin Abdul Haris.
Perluasan merchant QRIS yang kian agresif di sektor UMKM, pasar tradisional, tempat ibadah, hingga sektor pariwisata di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo disinyalir menjadi motor utama di balik rekor baru ini.
Ke depan, KPwBI Malang berkomitmen untuk terus memperluas sistem edukasi dan memperkuat infrastruktur digital guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat terintegrasi dalam ekosistem keuangan yang inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....