Membaca Al-Qur’an dan Sedekah Jadi Jalan Menjemput Keberkahan Hidup

  • 18 Mei 2026 06:17 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kajian Mutiara Pagi bersama Ustadzah Hj. Dewi Latifah kembali mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui Al-Qur’an dan sedekah. Dalam tausyiah tersebut, ia mengajak umat Islam membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari serta tidak pelit berbagi kepada sesama.

Ustadzah Dewi Latifah menyampaikan bahwa membaca Al-Qur’an merupakan salah satu amalan yang mampu menenangkan hati sekaligus membawa keberkahan dalam kehidupan.

“Minimal satu hari satu malam membaca 100 ayat Al-Qur’an. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk dekat dengan Allah,” ujarnya, Senin (18/05/2026).

Ia menjelaskan, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk istiqomah membaca Al-Qur’an karena menjadi sumber ketenangan dan kebahagiaan hidup. Dalam tausyiahnya, ia juga mengingatkan agar rumah-rumah kaum muslimin dihidupkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an.

“Baca Qur’an agar rumah kita terang dan penuh keberkahan,” katanya.

Selain membaca Al-Qur’an, ia turut mengajak umat membiasakan mengirim doa untuk ahli kubur setelah sholat dengan membaca Al-Fatihah dan surat Al-Ikhlas. Menurutnya, kebiasaan baik tersebut dapat menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara.

Dalam kesempatan itu, Ustadzah Dewi Latifah juga menyoroti pentingnya sedekah sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Ia mengatakan, sekecil apa pun sedekah tetap bernilai di sisi Allah.

“Siapa yang bersedekah satu dirham saja, itu sudah memenuhi hak sedekah. Jangan sampai menjadi orang yang kikir,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa seluruh harta dan kehidupan manusia sejatinya hanyalah titipan Allah SWT. Karena itu, manusia perlu menyadari bahwa setiap harta akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat.

“Hidup dan nyawa ini dipinjamkan Allah. Harta yang kita miliki juga titipan Allah,” jelasnya.

Dalam tausyiah tersebut, ia turut mengingatkan pentingnya zakat sebagai bentuk penyucian harta. Menurutnya, Islam adalah agama yang penuh kemudahan karena kewajiban zakat hanya sebagian kecil dari harta yang dimiliki.

“Kita ini umat Islam sangat dimudahkan. Dengan zakat 2,5 persen saja, harta kita sudah dibersihkan,” ujarnya.

Pesan-pesan yang disampaikan dalam program Mutiara Pagi itu mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus mencari kebahagiaan dunia, tetapi juga memperkuat bekal akhirat melalui Al-Qur’an, sedekah, dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Dalil mengenai keutamaan membaca Al-Qur’an secara istiqomah juga banyak dijelaskan dalam hadis-hadis shahih, termasuk anjuran menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam kehidupan seorang muslim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....