Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Muhasabah dan Perbaikan Diri
- 12 Jun 2026 09:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian angka dalam kalender, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Hal tersebut disampaikan Ustadz Anas Yusuf, S.Pd.I., dalam program Cahyaning Ati Pro 4 RRI Malang, Selasa (9/6/2026) pagi. Menurutnya, pergantian tahun Hijriah mengandung pesan mendalam tentang perubahan, pengorbanan, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Seperti peristiwa Hijrah yang menjadi awal penanggalan Islam, pergantian tahun Hijriah mengajarkan tentang perubahan, pengorbanan, dan tekad untuk menjadi lebih baik. Momentum ini mengingatkan kita bahwa hidup bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi tentang bertambahnya kualitas iman, amal, dan kontribusi kepada sesama,” ujar Anas. Ia menjelaskan bahwa muhasabah dapat dilakukan dengan mengevaluasi berbagai aspek kehidupan, seperti kualitas ibadah, hubungan dengan Allah dan sesama, pemanfaatan waktu, serta kebiasaan buruk yang perlu ditinggalkan.
Pembicara dari Kementerian Agama Kota Malang itu menegaskan bahwa resolusi tahun baru dalam Islam tidak hanya berorientasi pada target duniawi, tetapi juga komitmen spiritual. “Resolusi dalam Islam bukan sekadar target duniawi, tetapi juga komitmen spiritual,” katanya. Ia mendorong umat Islam untuk memperbaiki kualitas ibadah dengan lebih disiplin menjalankan salat tepat waktu, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, serta membiasakan salat sunnah. Selain itu, perbaikan akhlak melalui pengendalian emosi, menjaga lisan, dan meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah serta membantu sesama juga menjadi bagian penting dari resolusi yang dianjurkan.
Lebih lanjut, Anas mengingatkan bahwa hijrah tidak selalu berarti berpindah tempat, melainkan berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan baik. “Hijrah adalah simbol transformasi, meninggalkan yang salah menuju yang diridhai Allah. Awal tahun adalah kesempatan emas. Jangan biarkan ia berlalu tanpa makna. Buat resolusi yang realistis, tuliskan, dan jalankan secara konsisten karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang istiqamah,” jelasnya. Di akhir tausiyahnya, ia berharap Tahun Baru Islam 1448 H membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi seluruh umat dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....