Polije Serahkan Insinerator untuk Pengolahan Sampah Residu di Jember

  • 28 Sep 2026 19:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Politeknik Negeri Jember (Polije) menyerahkan satu unit insinerator kepada Bank Sampah Unit (BSU) Catalya Jember, untuk membantu mengolah sampah residu yang sulit didaur ulang.

Penyerahan alat berlangsung di MTsN 5 Jember, Kamis (24/9/2026), melalui program Pengabdian kepada Masyarakat skema UMKM Binaan yang didanai PNBP Polije 2026.

Ketua tim pengabdian, Warit Abi Nurazaq, mengatakan insinerator tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan BSU Catalya dalam menangani sampah yang tidak dapat masuk ke proses daur ulang.

Menurutnya, alat setinggi sekitar tiga meter itu menggunakan bata tahan panas dan memanfaatkan aliran udara alami sehingga tidak membutuhkan listrik untuk pengoperasiannya.

“Kami merancang insinerator ini dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan dan perawatan, sehingga masyarakat dapat mengoperasikannya secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya, Senin, 28 September 2026.

Polije juga memberikan sosialisasi kepada 17 peserta yang terdiri dari pengurus BSU Catalya serta guru, tenaga kependidikan, dan siswa MTsN 5 Jember.

Materi yang diberikan meliputi pemilahan sampah, pengoperasian insinerator, keselamatan kerja, hingga pengelolaan abu hasil pembakaran.

Penempatan insinerator di lingkungan madrasah juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi siswa mengenai pengelolaan sampah.

“Selain membantu mengolah sampah residu, keberadaan insinerator di lingkungan sekolah dapat menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pengelolaan sampah,” katanya.

Setelah sosialisasi, peserta mengikuti demonstrasi pengoperasian alat dengan membakar sampah residu bersama pengurus BSU Catalya.

Polije selanjutnya akan melakukan pendampingan melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP), penjadwalan pembakaran, serta pemantauan volume sampah yang diolah.

Melalui pendampingan tersebut, pengelolaan sampah residu di BSU Catalya diharapkan dapat dilakukan secara lebih mandiri dan terkontrol, sekaligus menjadi bagian dari edukasi pengelolaan sampah di lingkungan madrasah dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....