Guru MA di Jember Dilatih Buat Media Pembelajaran Digital Bernilai Ekonomi

  • 21 Agt 2026 14:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Sekitar 25 guru Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Jember mengikuti lokakarya pembuatan media pembelajaran digital yang tidak hanya ditujukan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan.

Kegiatan yang digelar di Hotel 91 Jember, Rabu (22/7/2026), tersebut diikuti guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 2 Jember. Lokakarya merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Guru Berkah Melimpah.

Ketua tim pengabdian sekaligus dosen Politeknik Negeri Jember (Polije), Lely Dian Utami, mengatakan perkembangan teknologi memberikan peluang bagi guru untuk berperan sebagai kreator konten edukasi, bukan sekadar pengguna media pembelajaran.

Menurutnya, guru memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan media pembelajaran digital sesuai dengan bidang keahliannya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan agar guru mampu menghasilkan media pembelajaran yang bermanfaat bagi peserta didik sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk digital bernilai ekonomi,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Dalam lokakarya tersebut, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan media pembelajaran menggunakan berbagai perangkat dan aplikasi digital.

Pendekatan praktik menjadi salah satu bagian penting dalam lokakarya agar peserta dapat menghasilkan produk yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di madrasah.

“Para peserta juga diperkenalkan pada berbagai peluang pemanfaatan dan distribusi produk digital melalui platform digital. Keterlibatan mahasiswa Program Studi Produksi Media Polije turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut,” katanya.

Menurut Lely, mahasiswa berperan dalam mendukung proses teknis dan pendampingan peserta selama praktik pembuatan media pembelajaran digital. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan guru diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan aplikatif.

Sementara itu, keterlibatan KKMA 2 Jember sebagai mitra menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program. Melalui kelompok kerja tersebut, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam lokakarya diharapkan dapat disebarluaskan kepada guru-guru MA lainnya di Kabupaten Jember.

“Kegiatan lokakarya ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi pendidik menghadapi perkembangan ekosistem pembelajaran digital,” katanya.

Lely mengatakan, guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan perubahan teknologi sekaligus mampu menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi digital.

Dengan adanya kegiatan ini, para guru MA diharapkan tidak hanya mampu membuat media pembelajaran digital untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, tetapi juga memiliki wawasan mengenai pengembangan produk edukasi digital yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Melalui kolaborasi antara Politeknik Negeri Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, mahasiswa, dan KKMA 2 Jember, program pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam penguatan kompetensi digital guru, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi media pembelajaran dari lingkungan Madrasah Aliyah di Kabupaten Jember.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....