Dosen Unmuh Jember Pasang Sensor IoT untuk Pantau Kualitas Air ISMUKA Water

  • 25 Agt 2026 22:29 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk membantu memantau kualitas air pada unit usaha ISMUKA Water milik Koperasi Surya Ismuka Sejahtera.

Penerapan teknologi itu dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada 13 Agustus 2026 di kantor ISMUKA Water, Jalan Moh. Yamin Nomor 9, Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Kegiatan pengabdian ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna pada usaha masyarakat.

Fokus kegiatan adalah pemasangan perangkat sensor IoT untuk membantu memonitor kualitas air, khususnya parameter Total Dissolved Solids (TDS) dan pH secara lebih mudah dan efisien.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Wahyudi Widada, bersama tim dari Universitas Muhammadiyah Jember menyerahkan bantuan perangkat monitoring kepada Ketua Koperasi Surya Ismuka Sejahtera, H. Buari.

“Penyerahan tersebut menjadi bagian penting dari proses alih teknologi agar sistem monitoring dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pengelola ISMUKA Water,” kata Wahyudi, Selasa (25/8/2026).

Sebelum penerapan sistem IoT, katanya, pengukuran parameter penting seperti TDS dan pH masih dilakukan secara manual dan berkala.

Kondisi tersebut membuat pemantauan kualitas air belum dapat dilakukan secara kontinu. Melalui program pengabdian masyarakat ini, sensor TDS dan pH dipasang pada sistem penyaringan air.

“Perangkat tersebut kemudian diintegrasikan dengan sistem mikrokontroler berbasis Wi-Fi sehingga data hasil pengukuran dapat dikirim dan ditampilkan secara digital,” tambahnya.

Dengan teknologi tersebut, pengelola ISMUKA Water dapat memperoleh informasi mengenai kondisi kualitas air secara lebih cepat. Sistem ini juga dirancang agar data dapat dipantau melalui perangkat seperti telepon pintar atau tablet.

Penerapan teknologi IoT diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan dalam melakukan pemantauan, tetapi juga mendukung penguatan pengendalian mutu produksi air minum ISMUKA Water.

“Referensi program pengabdian menyebutkan bahwa pemantauan TDS dan pH secara digital dapat membantu mendeteksi perubahan kualitas air lebih dini,” katanya.

Wahyudi mengatakan, bahwa data yang terekam secara otomatis juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola dalam menjaga kinerja sistem penyaringan air.

Selain aspek produksi, penerapan teknologi digital juga diharapkan membantu koperasi dalam membangun tata kelola usaha yang lebih berbasis data.

“Rekam data produksi dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengambilan keputusan oleh pengurus koperasi,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Universitas Muhammadiyah Jember dengan Koperasi Surya Ismuka Sejahtera dalam mengembangkan usaha berbasis teknologi.

Program tidak hanya berorientasi pada pemasangan perangkat, tetapi juga diarahkan pada penguatan kemampuan sumber daya manusia melalui sosialisasi, pelatihan operator, dan pendampingan penggunaan teknologi.

Wahyudi menambahkan bahwa penerapan teknologi IoT diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi Koperasi Surya Ismuka Sejahtera, khususnya dalam meningkatkan kemudahan monitoring kualitas air dan mendukung pengelolaan ISMUKA Water secara lebih modern.

Sementara itu, Ketua Koperasi Surya Ismuka Sejahtera H. Buari, mengapresiasi bantuan perangkat monitoring tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan usaha ISMUKA Water.

Program pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa teknologi IoT dapat diterapkan pada usaha masyarakat dalam skala lokal.

Pemanfaatan teknologi untuk monitoring kualitas air diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mendukung pengendalian mutu, serta memberikan nilai tambah bagi ISMUKA Water.

Ke depan, penerapan sistem monitoring berbasis IoT diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan ISMUKA Water sebagai unit usaha koperasi yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara berkelanjutan.

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata peran Universitas Muhammadiyah Jember dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi mitra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....