Mahasiswa Unej Kembangkan Camilan dengan Fitur Relaksasi untuk Gen Z

  • 26 Agt 2026 09:22 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember (Unej) mengembangkan TyCake Mental Wellness Snack Bites, camilan yang dipadukan dengan fitur relaksasi digital untuk membantu generasi muda menghadapi stres dan overthinking.

Produk tersebut dikembangkan oleh Esa Aulia bersama Mohamad Lutfi Majid, Nayla Lisabrina Salsabella, Aura Cahya Maharani, dan R. Jodie Ferdi Ferdyanto Susilo, dengan bimbingan dosen Karina Nine Amalia.

Ketua tim, Esa Aulia, mengatakan ide tersebut berangkat dari kebiasaan mahasiswa dan pekerja muda yang kerap mengalami tekanan aktivitas, namun tetap membutuhkan camilan praktis saat beristirahat.

“Kami melihat teman-teman mahasiswa dan pekerja muda sering terjebak overthinking dan stres di tengah pemadatan aktivitas. Mereka butuh sesuatu yang praktis dibawa ke mana saja untuk menemani jeda istirahat,” kata Esa, Selasa (25/8/2026).

Data Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) mencatat sekitar 34,9% remaja (setara 15,5 juta jiwa) mengalami masalah kesehatan mental.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa prevalensi depresi tertinggi di Indonesia justru terkonsentrasi pada kelompok usia 18–27 tahun, rentang usia Gen Z yang akrab dengan tekanan akademik, overthinking, dan kelelahan mental (burnout).

TyCake dikembangkan dalam bentuk pancake kering berbahan oat dan pisang. Produk tersebut tersedia dalam sejumlah varian, termasuk Mood Booster Cocoa serta Anti-Overthinking Banana.

Tim juga menggandeng UMKM lokal Storika Coffee untuk pasokan kopi Jember yang digunakan dalam salah satu variannya.

“Konsep TyCake tidak hanya mengandalkan produk makanan. Setiap kemasan seharga Rp10 ribu dilengkapi Positive Affirmation Card yang berisi pesan-pesan positif,” katanya.

Kemasan tersebut juga memiliki QR Code yang terhubung dengan sejumlah fitur relaksasi digital, seperti panduan latihan pernapasan, relaxation playlist, serta mini journal untuk membantu pengguna merefleksikan pikiran dan perasaan.

Berdasarkan riset validasi yang dilakukan tim, 77,4 persen responden Gen Z mengaku sering mengonsumsi camilan ketika mengalami stres atau overthinking. Sementara 80,6 persen responden tertarik dengan kombinasi kartu afirmasi dan fitur relaksasi melalui QR Code.

Konsep tersebut juga mendapat respons positif dari konsumen. Pada periode April hingga Juli, TyCake mencatat omzet Rp3,14 juta dari penjualan ratusan produk. Evaluasi kepuasan pelanggan menunjukkan skor rata-rata 9,5 dari 10.

“Saat ini, TyCake dipasarkan melalui sistem pre-order secara daring serta secara luring di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer Unej,” katanya.

Melalui inovasi tersebut, tim TyCake berupaya menjadikan camilan bukan sekadar produk konsumsi, tetapi juga bagian dari pengalaman self-care yang praktis bagi generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....