Istighosah Harjabo ke-207, Pemkab Bondowoso Kenang Jasa Ki Ronggo
- 15 Agt 2026 16:53 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar istighosah dan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207 Tahun 2026 di Makam Raden Bagus Asra (Ki Ronggo), Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya Bondowoso sekaligus mendoakan para pendiri dan perintis daerah.
Perwakilan keluarga besar Ki Ronggo, Didik Sugiono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan Harjabo ke-207 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk bersyukur sekaligus mengingat kembali perjuangan Raden Bagus Asra sebagai perintis, pendiri, dan pemimpin pertama Bondowoso.
“Beliau tidak hanya meletakkan batu pertama bangunan fisik daerah ini, tetapi juga menanamkan pondasi karakter masyarakat Bondowoso yang tangguh, santun, bergotong royong dan religius,” ujarnya.
Didik mengatakan, keluarga besar Raden Bagus Asra berkomitmen menjaga, merawat, dan melestarikan warisan nilai sejarah serta budaya yang ditinggalkan Ki Ronggo.
Ia menilai, kemajuan Bondowoso pada masa mendatang tidak dapat dilepaskan dari sejarah dan identitas budaya daerah.
Karena itu, keluarga besar Ki Ronggo berharap Pemerintah Kabupaten Bondowoso segera mewujudkan pakaian adat Bondowoso sebagai pakaian resmi dalam kegiatan seremonial kedinasan maupun kenegaraan.
| Baca juga: Sekretaris DLH Bondowoso Resmi Dilantik |
Menurutnya, penggunaan pakaian adat dalam kegiatan resmi dapat menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan budaya sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap identitas daerah.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengatakan, peringatan Harjabo ke-207 mengingatkan masyarakat pada tonggak penting perjalanan sejarah Bondowoso.
Ia menyebut, pada 1819 mulai berdiri wilayah yang menjadi cikal bakal Kabupaten Bondowoso. Perjalanan tersebut diawali dengan pembukaan wilayah atau *buka alas*, hingga penataan struktur pemerintahan pertama yang kemudian menjadi fondasi perkembangan Bondowoso.
“Sejarah besar tersebut tidak lepas dari sosok perintis utama, Ki Ronggo (Raden Bagus Asra), beserta keluarga dan para pengikutnya,” kata Bupati.
Melalui kegiatan tasyakuran tersebut, Pemkab Bondowoso memberikan penghormatan dan apresiasi atas perjuangan serta pengorbanan Ki Ronggo dalam merintis wilayah Bondowoso.
Bupati berharap dedikasi dan keteladanan Ki Ronggo dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus merawat sekaligus memajukan Bondowoso.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum istighosah sebagai sarana menyatukan niat dan tekad dalam membangun daerah.
“Mari kita memohon pertolongan Allah SWT agar Bondowoso senantiasa dinaungi kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan,” tuturnya.
Abdul Hamid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....