KIP Kuliah Dinilai Jadi Investasi SDM Sabu Raijua

  • 10 Agt 2026 21:28 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dinilai strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan menyiapkan sumber daya manusia di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, mengatakan pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah.

Hal itu disampaikannya saat membuka Visitasi Mahasiswa KIP Kuliah dan Sosialisasi Program KIP Kuliah di Kampus 6 PSDKU Politeknik Negeri Jember (Polije), Jumat (7/8/2026).

Untuk itu, pemerintah daerah terus berupaya memperluas kesempatan bagi lulusan SMA dan SMK agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

"Saya tidak melihatnya dari sisi politik. Saya melihat kepentingan yang jauh lebih besar, yaitu kepentingan masyarakat Sabu Raijua, khususnya anak-anak kita yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi," ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran PSDKU Polije di Sabu Raijua merupakan hasil proses panjang yang dirintis bersama berbagai pihak.

Pada masa awal operasional, pemerintah daerah bahkan memberikan beasiswa kepada mahasiswa angkatan pertama untuk menjaga keberlangsungan kampus.

Meski demikian, Krisman mengakui kemampuan anggaran daerah memiliki keterbatasan. Karena itu, Program KIP Kuliah dari pemerintah pusat menjadi solusi penting agar mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan tinggi.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam memperluas akses pendidikan di wilayah kepulauan dan daerah terdepan, terluar, serta tertinggal (3T).

Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi dan membangun masa depan.

Untuk memotivasi mahasiswa, Krisman membagikan kisah perjalanan hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana. Menurutnya, pendidikan menjadi kunci yang mengubah kehidupan keluarganya hingga mampu meraih berbagai pencapaian.

"Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Kami berasal dari keluarga sederhana, tetapi orang tua kami selalu percaya bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara mengubah nasib," katanya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar, menyatakan Polije terus berkomitmen mendukung pemerataan pendidikan tinggi melalui pengembangan PSDKU di Sabu Raijua.

Menurutnya, Program KIP Kuliah menjadi salah satu instrumen penting untuk membuka akses pendidikan bagi generasi muda di wilayah kepulauan.

"KIP Kuliah menjadi instrumen penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan kuliah dan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu membangun daerahnya," ujarnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, Polije, dan pemerintah pusat, Program KIP Kuliah diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta siap menjadi penggerak pembangunan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....