PCNU Bondowoso Prioritaskan Pemberdayaan Ekonomi Warga Memasuki Abad Kedua NU
- 09 Agt 2026 09:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso masa khidmat 2026-2031 mulai menyiapkan sejumlah program prioritas, salah satunya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua PCNU Bondowoso Dr. H. Moh. Syaeful Bahar usai pelantikan pengurus PCNU di Pondok Pesantren Darul Falah, Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, Sabtu (8/8/2026) malam.
Syaeful Bahar mengatakan, program kerja PCNU ke depan tetap berpedoman pada nilai dan tradisi perjuangan para kiai, namun pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Bondowoso.
Menurutnya, NU memiliki banyak lembaga yang bergerak di berbagai sektor, mulai pendidikan, sosial kemasyarakatan hingga kebencanaan. Potensi tersebut dinilai perlu dikelola secara lebih terarah dan terukur.
“Yang terpenting hari ini saya kira penguatan di internal,” ujarnya.
Memasuki abad kedua perjalanan NU, Syaeful Bahar menekankan pentingnya penyusunan program berdasarkan skala prioritas dengan target yang rasional. Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian utama.
Ia menilai Bondowoso memiliki potensi ekonomi yang cukup besar untuk dikembangkan melalui program pemberdayaan maupun kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Karena ngurus warga NU itu sama dengan ngurus warga Bondowoso,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengaku optimistis terhadap kepengurusan baru PCNU Bondowoso. Menurut Gus Yahya, para pengurus yang dilantik merupakan figur yang telah teruji dalam khidmah maupun kemampuan memimpin dan mengelola jam'iyah.
“Saya optimis PCNU Bondowoso,” tegasnya.
Gus Yahya juga berpesan agar PCNU Bondowoso turut mengambil bagian dalam konsolidasi semesta dengan menyambungkan berbagai elemen masyarakat untuk saling membantu dalam mewujudkan kepedulian dan cita-cita bersama.
Sebanyak 46 pengurus PCNU Bondowoso dilantik dalam kegiatan tersebut. Mereka akan menjalankan roda organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Tanfidziyah Dr. H. Moh. Syaeful Bahar, M.Si., dan Rais Syuriah KH Abdul Qadir Syam.
Pelantikan disaksikan Wakil Ketua PBNU Amin Said Husni, Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i, Kapolres Bondowoso, serta Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dafir.
Ahmad Dafir mendorong penguatan sinergi antara NU dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemaslahatan masyarakat.
“NU bukan hanya organisasi kemasyarakatan, tetapi juga organisasi kesejarahan yang punya andil besar dalam lahirnya NKRI,” kata Ahmad Dafir.
Ia berharap sinergi NU dan pemerintah terus diperkuat dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun ras.
Pelantikan PCNU Bondowoso tersebut dihadiri sekitar 1.200 warga jam'iyah dari berbagai wilayah di Bondowoso.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....