Perhutani KPH Bondowoso Bagikan Bibit Gratis, Disiapkan saat Musim Hujan
- 07 Sep 2026 15:23 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso membagikan bibit pohon secara gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong gerakan penghijauan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Pembagian bibit tersebut dilakukan secara simbolis di Kantor Perum Perhutani KPH Bondowoso pada Senin, 7 September 2026
Administratur (ADM) Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, mengatakan, bibit yang dibagikan pada kegiatan tersebut baru sekitar 150 pohon dan bersifat simbolis. Perhutani akan kembali membagikan bibit dalam jumlah jauh lebih besar saat memasuki musim hujan.
“Ini hanya simbolis saja 150. Nanti pada waktu musim hujan, kurang lebih bulan November, akan kita berikan ribuan bibit kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Perhutani untuk mengajak masyarakat melakukan penghijauan sebagai bentuk sedekah oksigen, sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan lingkungan seperti berkurangnya sumber mata air dan kebakaran hutan.
Selain itu, Perhutani ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa menanam pohon memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi.
“Bagaimana kita untuk mengantisipasi adanya kekurangan sumber mata air, kebakaran hutan, terus kita membumikan kepada masyarakat bahwasanya menanam ini banyak faedahnya terhadap alam,” jelas Misbakhul.
Adapun jenis bibit yang disiapkan di antaranya alpukat, mangga, dan durian. Pemilihan tanaman buah tersebut dilakukan karena dinilai lebih menarik bagi masyarakat dibandingkan tanaman yang tidak menghasilkan buah.
Misbakhul menjelaskan, tanaman buah memiliki manfaat ganda. Selain berfungsi sebagai penyerap karbon dan menghasilkan oksigen, hasil buahnya juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Pohon-pohonan yang ada buahnya biasanya masyarakat lebih tertarik. Di samping tanaman itu sebagai sedekah oksigen, buahnya juga sifatnya sebagai menambah ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain pembagian bibit kepada masyarakat, Perhutani KPH Bondowoso juga melakukan pengayaan tanaman dan rehabilitasi lahan pada kawasan hutan yang terdampak kebakaran.
Sejumlah lokasi yang menjadi perhatian antara lain kawasan **Sumber Wringin dan Sempol** di Bondowoso. Perhutani juga melakukan penanganan serupa di wilayah Situbondo yang masih berada dalam wilayah kerja KPH Bondowoso.
“Untuk lokasi-lokasi yang terjadi kebakaran, yang mati tanamannya, kita lakukan pengkayaan dengan menanamnya atau merevegetasi lahan-lahan yang kena kebakaran hutan,” ungkapnya.
Hingga saat ini, luas lahan yang telah dilakukan pengayaan atau rehabilitasi akibat kebakaran hutan disebut mencapai hampir 100 hektare.
Misbakhul berharap gerakan penanaman pohon tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kawasan hutan.
“Untuk menyadarkan masyarakat bahwasanya dengan menanam ini banyak manfaatnya dan utamanya ke depan itu supaya kita tidak banyak terjadi kebakaran hutan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....