Pemkab Bondowoso Siapkan Jogging Track di Alun-Alun RBA Kironggo
- 25 Agt 2026 18:25 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Maraknya aktivitas masyarakat yang berolahraga dengan memanfaatkan bahu jalan raya di kawasan perkotaan Bondowoso, Jawa Timur, menjadi perhatian pemerintah daerah. Aktivitas lari maupun jalan santai di ruas jalan yang padat kendaraan dinilai berisiko memicu kecelakaan.
Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan para pegiat olahraga, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Pemerintah Kabupaten Bondowoso kini menyiapkan solusi melalui penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Alun-Alun RBA Kironggo.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso, Henry Kurniawan, mengatakan salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan jalur khusus atau jogging track bagi masyarakat.
"Selama ini warga berolahraga di bahu jalan raya karena opsi tempatnya terbatas, dan itu sangat berisiko. Melalui pembangunan jogging track ini, kami ingin memindahkan alur aktivitas olahraga masyarakat ke ruang yang jauh lebih aman, representatif, dan terisolasi dari arus lalu lintas," ujar Henry saat dikonfirmasi, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurutnya, penataan RTH Alun-Alun RBA Kironggo tidak hanya berfokus pada penyediaan jalur olahraga. Pemerintah juga merancang modernisasi fasilitas ruang terbuka hijau agar lebih tertib, bersih, dan estetik.
Selain itu, kawasan tersebut akan diarahkan menjadi zona interaksi publik yang inklusif sehingga dapat dimanfaatkan berbagai lapisan masyarakat.
Henry menjelaskan, penyediaan jogging track diharapkan dapat mengalihkan aktivitas olahraga masyarakat dari bahu jalan ke ruang yang lebih aman. Dengan demikian, potensi kecelakaan akibat aktivitas warga di area lalu lintas dapat ditekan.
Untuk memastikan penataan berjalan optimal dan tidak menimbulkan konflik pemanfaatan ruang, Pemkab Bondowoso telah menggelar sosialisasi yang melibatkan sejumlah pihak.
Di antaranya Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso, Kasat Intel Polres Bondowoso, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Camat Bondowoso, Lurah Dabasah, hingga pengurus paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL).
| Baca juga: Tiga Perempuan Korban TPPO Dipulangkan |
Henry menyebut, penataan tersebut mendapat dukungan dari seluruh pihak yang hadir dalam sosialisasi.
"Solusi ini tidak hanya menyelesaikan risiko keselamatan di jalan raya, tetapi juga membawa multiefek positif. Selain kesehatan masyarakat terfasilitasi, sektor ekonomi kerakyatan bagi PKL tetap tertata dan estetika kota terpelihara," pungkasnya.
Pemkab Bondowoso berharap penataan RTH dan pembangunan jogging track tersebut nantinya mampu menyediakan ruang olahraga yang aman sekaligus menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat, tanpa mengganggu aktivitas lalu lintas maupun keberadaan PKL.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....