Okupansi Hotel di Jember Naik 10 Persen Selama Libur Sekolah
- 01 Jul 2026 09:08 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Tingkat hunian hotel di Kabupaten Jember meningkat sekitar 10 persen dibanding hari biasa selama masa libur sekolah. Namun, peningkatan tersebut belum terlalu signifikan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember, Tegoeh Soeprajitno, menilai kondisi itu terjadi karena Jember masih belum menjadi destinasi wisata utama di Jawa Timur.
“Sejak awal libur sekolah, memang ada kenaikan, tetapi hanya sekitar 10 persen. Jember masih lebih banyak menjadi daerah yang disinggahi wisatawan, bukan tujuan utama liburan,” ujarnya, Selasa (1/7/2026).
Menurut Tegoeh, peningkatan okupansi biasanya lebih terasa saat akhir pekan panjang atau ketika Jember menggelar event berskala besar.
Sebaliknya, pada musim libur sekolah tahun ini, destinasi wisata seperti Batu dan Bali justru mencatat tingkat kunjungan yang jauh lebih tinggi.
Meski demikian, ia menilai kebijakan tiket terintegrasi Pantai Papuma dan Watu Ulo mulai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perhotelan di Jember.
Menurutnya, wisatawan yang melintas menuju Banyuwangi kini lebih banyak menyempatkan diri singgah ke Jember, karena cukup membeli satu tiket untuk mengunjungi dua destinasi wisata tersebut.
“Ini menjadi kabar baik bagi wisatawan maupun agen perjalanan. Dulu banyak yang mengeluhkan harus membeli tiket terpisah untuk masuk ke Papuma dan Watu Ulo,” katanya.
Tegoeh berharap, pemerintah terus meningkatkan fasilitas di kawasan wisata agar wisatawan tidak sekadar singgah. Tapi juga memilih menginap lebih lama di Jember.
Di sisi lain, hotel-hotel anggota PHRI mulai beradaptasi dengan tren staycation keluarga selama libur sekolah. Sejumlah hotel menghadirkan fasilitas ramah anak, seperti kids corner, area bermain, hingga mini zoo untuk menarik minat wisatawan.
“Jember sudah mulai seperti itu, karena biasanya kalau keluarga berwisata yang diutamakan anak-anak. Jadi beberapa hotel di Jember sudah mulai menyediakan fasilitas khusus anak,” ujarnya.
Selain itu, beberapa hotel juga menawarkan berbagai promo. Mulai dari potongan harga, paket menginap saat penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC), hingga bundling dengan tiket pesawat.
Menurutnya, peningkatan aksesibilitas menuju Jember juga perlu menjadi perhatian. Ini karena kondisi jalan menuju wilayah barat Jember masih menjadi salah satu kendala bagi wisatawan yang datang melalui jalur darat.
“Mungkin pelebaran jalan sedikit saja juga sudah lumayan. Karena dari Lumajang ke arah tol jalannya sudah sangat lebar. Tapi dari Jember ke Tanggul jalannya masih seperti sekarang, jadi pasti sering macet,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....