Asosiasi Pedagang Pasar Desak Pemkab Jember Benahi Pasar Tanjung
- 17 Sep 2026 15:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember: Eksistensi pasar tradisional di tengah derasnya arus modernisasi dan pesatnya pertumbuhan e-commerce menjadi fokus perhatian utama Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Jember. Guna merumuskan langkah strategis dan solusi konkret atas tantangan tersebut, APPSI Jember bersuara dalam acara Obrolan Komunitas (OBRAS) RRI Jember. Forum ini menghadirkan jajaran pengurus dan pakar akademisi untuk mengupas kebutuhan pedagang yang harus segera diperhatikan oleh pemerintah daerah.
Ketua Komisariat Pasar Tanjung Jember, Jupri, S.T., memaparkan kondisi prihatin yang dihadapi para pedagang di pasar induk terbesar di Jember tersebut. "Saat ini bener-bener sepi pembeli di Pasar Tanjung, lantai 1 dan lantai 2 sama dah, akibat maraknya pedagang di luar area pasar. Kondisi ini yang membuat jumlah pedagang yang bertahan di dalam gedung saat ini menyusut drastis hingga tersisa kisaran 30 persen saja." ujarnya, Kamis 3 September 2026.

Selain persoalan zonasi pedagang, penataan fasilitas publik dan kenyamanan area berbelanja turut menjadi aspirasi mendesak yang disampaikan kepada pemerintah. Tanpa adanya penertiban dan pembenahan sarana yang tegas, potensi pasar tradisional untuk bertahan semakin tergerus. Oleh karena itu, APPSI Jember berkomitmen untuk terus menjembatani sinergi antara pedagang, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya demi mewujudkan pasar rakyat yang bersih, modern, dan berdaya saing tinggi.
Ketua DPD APPSI Kabupaten Jember, Muhadi, M.A., menegaskan "Pasar tradisional bukan sekadar tempat bertransaksi barang dan jasa, melainkan pusat urat nadi perekonomian daerah serta ruang interaksi sosial masyarakat. Menurut kami, evaluasi terhadap tata kelola yang sudah berlangsung selama ini sangat krusial, mencakup revitalisasi manajemen hingga peningkatan daya adaptasi para pedagang agar mampu bertahan di tengah pergeseran pola konsumsi masyarakat saat ini. Harus sesegera mungkin dibenahi tata kelola dan yang lainnya."
Muhadi menambahkan bahwa modernisasi pelayanan tanpa mengesampingkan kearifan lokal merupakan kunci utama agar pasar rakyat tetap dicintai oleh pembeli. Melalui kolaborasi yang kuat antara dinas terkait dan asosiasi pedagang, diharapkan pemerintah Kabupaten Jember dapat merespons cepat dinamika di lapangan. Solusi konkret atas persoalan Pasar Tanjung ini menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Jember.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....