Mahasiswa Polije Kembangkan Yogurt Bar Berbahan Biji Ketapang dan Daun Murbei
- 16 Jun 2026 18:28 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije), mengembangkan inovasi pangan fungsional berupa yogurt bar berbahan dasar biji ketapang dan bubuk daun murbei.
Produk tersebut dikembangkan oleh Vita Marvella bersama timnya dari Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan (TRP), Jurusan Teknologi Pertanian.
Ini sebagai upaya memanfaatkan bahan baku lokal yang selama ini belum banyak dimanfaatkan secara optimal. Inovasi ini juga menawarkan alternatif camilan sehat dengan kandungan gizi yang bernilai.
Vita menjelaskan, ide pengembangan produk berawal dari banyaknya biji ketapang yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar namun belum memiliki nilai ekonomi yang maksimal.
“Ide ini berawal dari keprihatinan kami terhadap melimpahnya biji pohon ketapang di lingkungan,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Dalam proses produksinya, biji ketapang terlebih dahulu disangrai dan diolah menjadi sari, kemudian dipadukan dengan bubuk daun murbei hingga menghasilkan produk bertekstur menyerupai yogurt bar.
Menurut Vita, biji ketapang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi sehingga berpotensi dikembangkan menjadi bahan pangan alternatif yang bernilai tambah.
“Kami ingin membuktikan bahwa bahan yang kerap terbuang ini memiliki kandungan protein tinggi,” katanya.
Selain menjadi bagian dari riset akademik, produk tersebut juga dipasarkan langsung melalui stan pameran dengan harga Rp7.000 per kemasan.
Sistem penjualan yang dilakukan secara pre-order sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar mengenai kewirausahaan, pemasaran, dan manajemen produksi.
Pihak Jurusan Teknologi Pertanian Polije memberikan apresiasi terhadap inovasi yang lahir dari pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PBL) tersebut.
Selain menghasilkan produk kreatif, kegiatan ini dinilai mampu mengasah kemampuan mahasiswa dalam bidang pengolahan dan keamanan pangan.
Melalui inovasi yogurt bar berbahan biji ketapang dan daun murbei, para mahasiswa berharap pemanfaatan bahan baku lokal dapat terus ditingkatkan.
Sehingga mampu menghasilkan produk pangan fungsional yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga inovasi pangan fungsional ini mampu mendorong optimalisasi potensi bahan baku lokal Indonesia,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....