Mahasiswa Polije Dampingi BUMDes Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Desa
- 06 Jul 2026 02:03 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik (AKP) Politeknik Negeri Jember (Polije) turut mendampingi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan tata kelola keuangan.
Pendampingan dilakukan melalui penyusunan laporan keuangan dan digitalisasi pencatatan transaksi. Kegiatan itu bertujuan mendukung pengelolaan dana desa yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional.
Selama proses pendampingan, mahasiswa membantu mengidentifikasi persoalan administrasi keuangan hingga menerapkan sistem pencatatan yang lebih tertib sesuai kebutuhan masing-masing BUMDes.
Salah satu mahasiswa AKP Polije, Najwa Alifa Hamdah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami menggunakan aplikasi pencatatan keuangan agar administrasi lebih mudah dan laporan keuangan tersusun baik. Ini membuat kami memahami bahwa ilmu akuntansi sektor publik memiliki manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, pendampingan tersebut juga memberikan manfaat nyata bagi BUMDes.
Direktur BUMDes Ajong Rejo, Ishak Setiawan, mengaku pendampingan tersebut membawa perubahan pada sistem administrasi keuangan di BUMDes yang dikelolanya.
Menurutnya, pencatatan keuangan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual kini menjadi lebih rapi, sistematis, dan mudah dipertanggungjawabkan.
“Sehingga itu mendukung pengembangan unit usaha serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang semakin baik membantu BUMDes dalam mengembangkan berbagai unit usaha, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa.
Ketua Jurusan Bisnis Polije, Dessy Putri Andini, mengatakan pendampingan kepada BUMDes merupakan bagian dari pembelajaran vokasi yang mendorong mahasiswa mampu memberikan solusi atas persoalan di masyarakat.
"Mahasiswa kami dorong untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat. Pendampingan BUMDes menjadi ruang belajar sekaligus bentuk kontribusi nyata Polije," ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun BUMDes yang sehat dan berkelanjutan.
Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa perlu terus diperkuat agar pengelolaan dana desa semakin efektif serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa AKP Polije membantu BUMDes menerapkan sistem administrasi keuangan yang lebih modern dan terdokumentasi dengan baik.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan dana desa, memperkuat akuntabilitas lembaga, serta mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Program ini sekaligus mempertegas komitmen Polije dalam menghasilkan lulusan vokasi yang tidak hanya kompeten di bidang akademik.
Tapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....