Program Bunga Desaku Dinilai Perkuat Kedekatan Bupati dengan Masyarakat
- 26 Mar 2026 07:25 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Program ini dinilai tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat.
Ketua DPC PPP Jember, Gus Mamak, menyebut kehadiran langsung bupati di tengah masyarakat mampu membangun kedekatan emosional, yang tidak bisa digantikan oleh komunikasi formal.
“Komunikasi langsung di lapangan menciptakan silaturahmi yang autentik. Ada ikatan emosional yang terbangun saat pemimpin hadir langsung di tengah warga,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Ia menilai pendekatan blusukan yang diterapkan dalam program tersebut menjadi langkah efektif untuk memastikan kebijakan tepat sasaran.
Dengan turun langsung ke desa bersama jajaran OPD, bupati dapat melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memverifikasi laporan yang diterima.
Selain itu, Gus Mamak juga menepis kekhawatiran terkait potensi beban anggaran. Menurutnya, program ini justru menjadi investasi untuk menggali potensi daerah yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dengan turun langsung, potensi sumber daya daerah bisa teridentifikasi. Ini justru berdampak positif bagi peningkatan PAD,” katanya.
| Baca juga: Ditjenpas Jatim Kunjungi SAE Rutan Situbondo |
Di tengah isu efisiensi energi, ia menilai pelaksanaan program tetap dapat berjalan dengan menyesuaikan operasional.
Salah satunya melalui penggunaan kendaraan dinas secara bersama untuk menekan konsumsi bahan bakar.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, menegaskan bahwa pendekatan langsung ke masyarakat masih sangat dibutuhkan, terutama bagi kelompok yang belum terjangkau layanan digital.
Menurutnya, tidak semua persoalan dapat diselesaikan melalui kanal daring, mengingat masih ada masyarakat dengan keterbatasan akses dan literasi digital.
| Baca juga: Ribuan Warga Lumajang Ikuti Gowes Sehat |
“Negara tidak boleh hanya menunggu laporan. Pemerintah harus hadir langsung memastikan pelayanan menjangkau seluruh masyarakat,” kata dia.
Ia menambahkan, ke depan Pemkab Jember akan terus mengintegrasikan layanan digital dengan kehadiran langsung di lapangan agar pelayanan publik semakin efektif dan merata.
“Digital tetap berjalan, tetapi kehadiran langsung tidak bisa digantikan. Keduanya harus berjalan bersama agar pelayanan benar-benar menjangkau semua,” ujarnya.
Dengan pendekatan tersebut, program Bunga Desaku diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....